Begini Langkah Ganjar-Mahfud Wujudkan Cita-cita Indonesia jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia
Adapun, untuk mewujudkan pusat industri halal global, optimalisasi pasar halal nasional yang terintegrasi dan berstandar internasional sekaligus mendorong ekspor produk halal dengan melibatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok industri halal. Ganjar terutama membidik penguatan sektor UMKM melalui berbagai kemudahan, agar UMKM Indonesia menjadi kuat untuk menopang ekspor pangan halal. Salah satunya kemudahan sertifikasi halal bagi UMKM.
“Kalau kemudian, pertanyaan dari UMKM yang muncul, ‘Pak Ganjar, tapi kan tidak mudah kita mendapatkan seluruh syarat itu?' Ya dimudahkan. Itulah kemudian komitmen. Maka muncul pertanyaan, kenapa ya soal urusan selalu mesti dipersulit? Tarik sana, tarik sini. Padahal mempermudah sertifikat halal itu tidak terlalu sulit. Saya kira itu hanya cukup dikontrol oleh pimpinan tertinggi. Perintahkan untuk dijalankan atau kamu yang saya ganti. Kira-kira gitu,” ujarnya.
Pengelolaan Haji
Selain itu, Ganjar juga mengungkapkan tingginya potensi ekonomi dari pengelolaan pelaksanaan ibadah haji dan umrah untuk penduduk Indonesia. Apabila dilakukan secara efisien, maka potensi yang ada pun menjadi semakin tinggi yang pada akhirnya dapat diputar kembali untuk peningkatan layanan kepada umat sekaligus memutar perekonomian.
“Mari kita lihat, kemenag mengubah usulan biaya haji, hari ini 94,3 juta. Kemudian bagaimana kita meningkatkan kualitas dan kuota haji dengan harga yang paling terjangkau. Kenapa kita tidak melakukan kontrak jangka panjang untuk maskapai haji, dari awal? Kita pasti akan mendapatkan harga yang paling kompetitif. Kenapa kita tidak membuat Wisma Haji-Umrah Indonesia di Mekah & Madinah. Kenapa? Uang itu akan kembali. Dan itu menjadi PNBP kita, kalau negara yang memiliki,” ucap Ganjar.
Tidak luput pula Ganjar mengingatkan sisi ekonomi lain dari keumatan yang memiliki potensi besar, tetapi seringkali terlupakan dalam hal pemanfaatannya, yakni zakat dan wakaf. Dia menyebutkan bahwa potensi zakat dan wakaf di Indonesia sangat besar untuk dioptimalkan mendorong perekonomian.