Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mimpi Salmi Bawa Terbang Resep Emak ke Pasar Global, Cangcomak Tumbuh Bersama BRI
Advertisement . Scroll to see content

Belajar Setahun, Bertahan Bertahun-tahun: BRI Dampingi Mahdiah Kembangkan Dodol Rumput Laut

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:25:00 WIB
Belajar Setahun, Bertahan Bertahun-tahun: BRI Dampingi Mahdiah Kembangkan Dodol Rumput Laut
Dorula, dodol berbahan rumput laut buatan Mahdiah, warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto: Rizky Agustian)
Advertisement . Scroll to see content

Kelompok Berakhir, Ilmunya Tetap Dipakai

Program pendampingan memang hanya berlangsung sekitar setahun. Seiring waktu, kelompok usaha yang dibentuk pun tidak lagi aktif. 

Namun, Mahdiah memilih tetap melanjutkan usahanya secara mandiri.

"Kelompoknya sudah bubar, tapi jualannya masih. Dilatih setahun dari BRI, terus kitanya mengembangkan sendiri. Pelatihannya setahun, diajarin pembukuan, gitu-gitu," ujarnya.

Warung milik Mahdiah untuk menjajakan Dorula. (Foto: Rizky Agustian)
Warung milik Mahdiah untuk menjajakan Dorula. (Foto: Rizky Agustian)

Bekal tersebut juga mendorong Mahdiah mengembangkan produk lain. Dia sempat bereksperimen mengolah rumput laut menjadi kerupuk sebagai alternatif produk yang memiliki nilai jual.

Hingga kini, seluruh proses produksi masih mengandalkan cara tradisional. Rumput laut dijemur terlebih dahulu di bawah sinar matahari sebelum diolah menjadi dodol. Karena bergantung pada cuaca, waktu produksi tidak selalu sama.

"Produksi paling lama seminggu, karena kan ini jemur alami. Kalau mataharinya bagus tiga hari jadi," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut