Benarkah Platform PeduliLindungi Buatan Asing? Ini Fakta-faktanya

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 14 September 2021 - 13:16:00 WIB
Benarkah Platform PeduliLindungi Buatan Asing? Ini Fakta-faktanya
Benarkah platform PeduliLindungi buatan asing? Ini fakta-faktanya

JAKARTA, iNews.id - PT Telkom Indonesia Tbk atau Telkom memastikan keaslian dan keamanan platform PeduliLindungi sebagai aplikasi yang 100 persen dibuat putra dan putri terbaik Indonesia. Sebagai platform buatan anak bangsa, aplikasi PeduliLindungi terjamin keamanannya karena seluruh data platform ini berada pada Pusat Data Nasional (PDN).

PDN sendiri dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang berlokasi di Indonesia. Adapun hal ini disampaikan menanggapi kesimpangsiuran informasi perihal keamanan data dan keaslian PeduliLindungi sebagai aplikasi buatan Indonesia. 

Pengamanan data pada PeduliLindungi dipastikan sudah berjalan secara optimal dan komprehensif oleh seluruh pemangku kebijakan seperti Kementerian BUMN, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan, serta Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN). 

PeduliLindungi merupakan aplikasi hasil kolaborasi Kementerian BUMN, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Kesehatan, di mana pemerintah selanjutnya menunjuk Telkom sebagai pengembang aplikasi tersebut.

Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relation Telkom Indonesia Ahmad Reza mengatakan, Telkom selalu mengedepankan faktor keamanan data dan terus berupaya agar PeduliLindungi bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Dia menjelaskan, dalam proses pengembangan PeduliLindungi, Telkom mengambil best practice dari negara-negara lain yang sudah lebih dulu memiliki aplikasi tracing digital. 

"Nilai-nilai positif itu kami ambil dan kembangkan sepenuhnya secara mandiri, tanpa campur tangan pihak asing, hingga lahirlah PeduliLindungi. Pengembangan PeduliLindungi akan terus dilakukan, demi menciptakan kenyamanan yang optimal bagi masyarakat,” kata Reza dalam keterangannya, Selasa (14/9/2021). 

Menurut Reza, kini saatnya masyarakat membantu pemerintah menghadapi pandemi Covid-19, salah satunya dengan mulai menggunakan PeduliLindungi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, masyarakat diharap dapat mengurangi produksi dan sebaran hoaks serta misinformasi terkait PeduliLindungi agar kondisi tetap kondusif. 

PeduliLindungi merupakan alat bantu pemerintah dalam melakukan tracing yang saat ini telah menjadi salah satu protokol kesehatan di area-area publik untuk mengatasi pandemi Covid-19 sekaligus mendukung upaya pemerintah agar perekonomian dapat terus berjalan. 

Imbauan ini disampaikan setelah belakangan berbagai hoaks dan misinformasi terkait PeduliLindungi muncul di media sosial. Beragam hoaks dan misinformasi ini ironisnya hadir melalui komentar sejumlah tokoh dan pegiat media sosial. 

“Persoalan keamanan data yang diproses PeduliLindungi sudah tuntas jelas, di mana seluruh data dipastikan terjaga dan diproses secara mandiri oleh Indonesia. Kami harap seluruh masyarakat, tokoh, dan pegiat media sosial bisa lebih bijak dan berhati-hati apabila menyampaikan argumen atau pendapat mengenai keamanan data pada PeduliLindungi. Semua pendapat yang disampaikan harus didasarkan pada bukti dan fakta yang jelas, agar tidak justru menyesatkan masyarakat dan menghambat upaya Indonesia menyudahi pandemi Covid-19,” tutur Reza. 

Sebelumnya, mantan Komisaris Garuda Indonesia Peter F Gontha melalui akunnya di Instagram menyebut, PeduliLindungi buatan Singapura. Namun unggahan itu kini telah dihapus.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: