Bersaing, ConocoPhillips dan Pertamina Minat Garap Blok Corridor
JAKARTA, iNews.id – Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Amerika Serikat, ConocoPhillips, berminat mengajukan perpanjangan kontrak Blok Corridor. Kontrak blok tersebut akan berakhir lima tahun lagi atau habis pada 2023.
“Mereka sudah mengajukan minatnya, tapi belum dalam bentuk proposal masih dalam bentuk surat,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto di kantornya, Jakarta, Senin (4/9/2018).
Pemerintah telah memberikan tenggat waktu kepada ConocoPhilips untuk menyerahkan proposalnya bulan ini. Menurutnya, jika proposal tidak diserahkan kepada pemerintah, maka Blok Corridor akan diserahkan kepada PT Pertamina (Persero). Pasalnya, perusahaan minyak plat merah tersebut juga berminat mengelola blok itu.
“Bulan ini tenggatnya, kalau nggak diserahkan ya dikasih ke Pertamina,” kata dia.
Bahkan, kata dia, Pertamina sudah mengajukan izin membuka data ke Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM. Permohonan Pertamina itu sudah diterima direktoratnya. Djoko mengatakan, dengan pengajuan buka data artinya perusahaan migas pelat merah tersebut dinilai berminat untuk mengelola blok yang berlokasi di Kabupaten Muba, Sumatera Selatan itu.