Bertemu Menkeu Negara Anggota G20, Sri Mulyani Jelaskan 6 Agenda Prioritas Ekonomi Indonesia

Jeanny Aipassa, Iqbal Dwi Purnama ยท Sabtu, 16 Oktober 2021 - 15:00:00 WIB
Bertemu Menkeu Negara Anggota G20, Sri Mulyani Jelaskan 6 Agenda Prioritas Ekonomi Indonesia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengadakan pertemuan dengan para menteri keuangan negara anggota G20 dan Bank Dunia, di Washington DC, Amerika Serikat, 14 Oktober 2021. (Foto: Istimewa)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, menjelaskan 6 agenda ekonomi prioritas Presidensi G20 Indonesia Tahun 2021 kepada para menkeu negara-negara anggota G20. 

Sri Mulyani bertemu dengan para menkeu negara-negara anggota G20 dam Tim World Bank Group, disela-sela kunjungannya ke Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada 14 Oktober 2021.

Agenda pertemuan itu, diungkapkan Sri Mulyani melalui akun Instagramnya, @smindrawati. Menurut Menkeu, pertemuan itu penting untuk menjelaskan tentang kesiapan Indonesia dalam memegang Presidensi G20 Tahun 2022.

"Memegang Presidensi G20 bukanlah momen yang terjadi setiap tahun. Indonesia harus mampu mencapai target agenda internasional sebaik mungkin," kata Sri Mulyani, dikutip dari akun Instagramnya, Sabtu (16/10/2021).

Menkeu menjelaskan, agar Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 berjalan lancar, dia melakukan rangkaian pertemuan bilateral dengan menteri keuangan/menteri senior negara anggota G20, diantaranya Argentina, Saudi Arabia, USA, Swiss, Belanda, Italia, Singapura, Turki, Perancis, dan India. 

Dalam pertemuan itu, Menkeu menjelaskan Finance Track Presidensi Indonesia akan fokus pada enam agenda prioritas, yaitu: 

1. Exit Strategy untuk mendukung pemulihan
2. Upaya mengatasi dampak negatif pandemi dalam perekonomian untuk mengamankan pertumbuhan di masa depan
3. Sistem pembayaran di era digital
4. Keuangan yang berkelanjutan
5. Inklusi keuangan
6 Perpajakan internasional.

Tema “Recover Together, Recover Stronger” akan diturunkan pada beberapa pilar strategi yang akan menjadi fondasi agenda G20 di Tahun 2022, yaitu promosi peningkatan produktivitas, peningkatan daya tahan dan stabilitas, dan pencapaian pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain membahas rencana agenda G20, Menkeu juga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk berbagi pengalaman pelaksanaan Presidensi G20 di negara-negara anggota lainnya sekaligus memperkuat hubungan kerja sama ekonomi kedua negara.

"Saya juga melakukan pertemuan dengan tim dari World Bank Group, termasuk Ibu Mari Elka Pangestu. Kami berkoordinasi mengenai rencana Presidensi G20 di Indonesia dan update kondisi perekonomian global," ujar Sri Mulyani.

Dia berharap, Presidensi G20 Indonesia 2022 dapat terlaksana dengan baik, Indonesia bisa menjadi negara yang mampu mengoptimalkan pemulihan ekonomi domestik sekaligus berkontribusi pada pemulihan ekonomi global, serta berperan dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dunia.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: