Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Buka Suara soal Stok BBM di SPBU Shell Kosong
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Pengusaha Australia, Bahlil Ajak Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Baterai Listrik di Indonesia

Rabu, 16 November 2022 - 14:14:00 WIB
Bertemu Pengusaha Australia, Bahlil Ajak Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Baterai Listrik di Indonesia
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, bertemu dengan sejumlah CEO perusahaan asal Australia, di sela-selaa KTT G20, Bali. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BALI, iNews.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia,  mengajak sejumlah CEO perusahaan asal Australia berkolaborasi mendukung pengembangan ekosistem industri baterai listrik di Indonesia.

Menurut dia, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki kekuatan di sektor pertambangan, yaitu termasuk dalam negara-negara produsen terbesar di dunia untuk beberapa komoditi seperti nikel. Selain itu, Australia juga memiliki keunggulan sebagai penghasil lithium terbesar dunia. 

Melihat potensi yang ada di kedua negara, Bahlil mengajak pengusaha Australia untuk bekerja sama dalam pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki pasar yang besar dalam industri kendaraan listrik dengan pemain-pemain global besar yang sudah berinvestasi seperti LG, Foxconn, CATL. 

"Ini merupakan sebuah peluang besar yang dapat dijajaki antara Indonesia dengan Australia dengan konsep saling menguntungkan dalam rangka meningkatkan perekonomian kedua negara”, ujar Bahlil dalam pertemuan dengan pengusaha Australia, di Bali, Rabu (16/11/2022).

Dalam pertemuan itu, Senior Commisioner New South Wales, Andrew Parker, mengungkapkan kurangnya informasi terkait peluang investasi di Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam mendorong investasi Australia ke Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut