Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BCA Tebar Dividen Rp41,3 Triliun, 72 Persen dari Laba Bersih
Advertisement . Scroll to see content

Bos BCA Ramal Suku Bunga BI Bakal Turun Ikuti Pengumuman The Fed

Kamis, 25 Juli 2024 - 05:12:00 WIB
Bos BCA Ramal Suku Bunga BI Bakal Turun Ikuti Pengumuman The Fed
Bos BCA Jahja Setiaatmadja ramal suku bunga BI bakal turun mengikuti The Fed. (foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja memprediksi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) akan turun. Hal itu mengikuti kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve.

Menurutnya kemungkinan jika memang The Fed mulai menurunkan Federal Funds Rate (FFR) pada bulan September, bakal ada kebijakan dari BI sendiri dari melihat kebutuhan ekuitas di pasar, hingga pergerakan rupiah yang stabil.

"Nah, kalau misalnya hal itu terpenuhi mungkin sesudah Fed menurunkan bunga di bulan September, sesudah itu mungkin 0,25 atau 0,25 basis poin, BI bisa saja menurunkan bunga," kata dia dikutip Kamis (25/7/2024).  

Meski begitu, Jahja mengatakan BI akan tetap mempertimbangkan berbagai bentuk kebutuhan pasar demi menunjang pengambilan keputusan untuk menurunkan suku bunga pada kuartal IV tahun ini.

Beberapa data yang akan menjadi indikator kebijakan BI antara lain, perhitungan likuiditas yang cukup, pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS, hingga perkembangan makro ekonomi di Indonesia.

"Jadi itu saya pikir pertimbangan-pertimbangan yang akan diambil oleh BI sebelum menetapkan ataukah turun ataukah tetap," tutur Jahja.

Sebelumnya, BI masih tetap mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6,25 persen pada Juni, melanjutkan tren selama 2 bulan ke belakang.

Meski demikian, BI juga membuka peluang penurunan suku bunga pada kuartal IV 2024. Hal ini bergantung pada perkembangan data ekonomi Amerika Serikat (AS), seperti suku bunga kebijakan FFR, imbal hasil obligasi AS atau yield US Treasury, dan pergerakan dolar AS.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut