Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jalin Kerja Sama, BRI dan Medco E&P Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM
Advertisement . Scroll to see content

BRI Akui Jajaki Kerja Sama dengan Alipay

Kamis, 03 Januari 2019 - 21:50:00 WIB
BRI Akui Jajaki Kerja Sama dengan Alipay
ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membenarkan kabar perseroan yang menjajaki kerja sama dengan platform pembayaran digital asal China, Alipay. Namun, kerja sama tersebut masih tahap awal.

Direktur Konsumer BRI, Handayani mengatakan, BRI telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Alipay beberapa waktu lalu.

"Baru MoU. Belum ada timeline, masih banyak yang harus disampaikan termasuk izin," ujarnya di Jakarta, Kamis (3/1/2018).

Handayani menyebut, kerja sama ini untuk memfasilitasi transaksi turis China yang berkunjung ke Indonesia. Bank Indonesia (BI) mewajibkan agar platform pembayaran asing seperti Alipay untuk menggandeng bank BUKU IV.

"Iya untuk turis, jadi lebih fokus untuk acceptance. Ya salah satunya di Bali, fokus saat ini Bali karena salah satu destinasi favorit untuk turis China," kata dia.

Mantan Direktur Komersial PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini menilai prospek kerja sama ini cukup bagus karena banyaknya turis China yang datang ke Indonesia. Dia berharap, kerja sama ini bisa segera dirampungkan tahun ini.

"Ini sebenarnya untuk support industri pariwisata kita karena banyak turis dari China yang datang ke Indonesia dan mereka punya alat bayar khusus, dan tentu kita harus bisa memfasilitasi bagaimana mereka bisa transaksi di merchant kita," ucap dia.

BRI, kata Handayani, nantinya akan mensinkronisasi data pembayaran dengan Alipay lewat sistem informasi dan teknologi. Dia menyebut, skema ini tergolong baru dan berbeda dengan sinkronisasi data dengan lembaga switching yang selama ini bekerja sama dengan BRI.

"Kita sedang coba develop kira-kira bagaimana akomodasi ini, jadi ada develop di IT, karena sistemnya pasti beda dengan Visa dan Mastercard. Selain tentu kita juga GPN, jadi nanti tentu ada tambahan lagi yang terkait alat pembayaran dari China," tuturnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut