BUMN Rugi Tidak Dapat PMN, Stafsus Erick Thohir Beberkan Alasannya

Suparjo Ramalan · Kamis, 29 September 2022 - 14:58:00 WIB
BUMN Rugi Tidak Dapat PMN, Stafsus Erick Thohir Beberkan Alasannya
Stafsus Arya Sinulingga membeberkan alasan BUMN rugi tak akan dapat PMN. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus (Stafsus) BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Penyertaan Modal Negara (PMN) hanya diberikan kepada BUMN yang mendapat penugasan atau untuk mendukung aksi korporasi. Sementara BUMN yang rugi dipastikan tidak akan disuntik PMN. 

Dia menuturkan, itu karena dalam tiga tahun terakhir ini, Menteri BUMN Erick Thohir sudah melakukan banyak perubahan mengenai pola alokasi PMN.

"PMN itu akan dilakukan kalau misalnya ada yang berhubungan dengan penugasan atau yang berkaitan dengan misalnya BUMN tersebut melakukan aksi korporasi, pengembangan usaha," kata dia dalam acara Ngopi BUMN di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (29/9/2022).

Dia pun memastikan tidak ada BUMN rugi yang disuntik PMN sebagaimana persepsi yang ada saat ini.

"Dalam tiga tahun terakhir, tidak ada namanya BUMN yang diberikan anggaran kalau dia rugi. Mungkin ada satu, dua, seperti Garuda, setelah itu hampir tidak ada BUMN yang rugi diberikan PMN. Mungkin ada Jiwasraya yang berhubungan dengan nasabah, yang lain tidak. Umumnya bukan rugi," tuturnya.

Sementara itu, dari total PMN sebesar Rp67,82 triliun yang diajukan untuk tahun depan, yang disetujui hanya Rp41,3 triliun dan cadangan investasi Rp5,7 triliun. Adapun dari total PMN Rp41,3 triliun terdiri atas PMN untuk PLN sebesar Rp10 triliun untuk pembangunan jaringan listrik dan program listrik desa, PMN untuk Hutama Karya Rp28,9 triliun untuk penugasan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Selain itu, Rp1,75 triliun untuk PT Len Industri atau Defend ID untuk pembangunan kapasitas produksi radar, pesawat, kapal dan amunisi, serta untuk Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Nasional (LPPNPI) atau AirNav Indonesia sebesar Rp659,2 miliar untuk pembaruan alat.

"Jadi kalau dibilang ini untuk BUMN rugi, tidak ada. Semua penugasan. Kalau tidak ada tugas, kami (BUMN) tidak perlu PMN ini," ucap Arya.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda