Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ajaib! Balita Ini Selamat Setelah Jatuh dari Lantai 11 Apartemen
Advertisement . Scroll to see content

China Benar-Benar Blokir Batu Bara dari Australia, Ini Buktinya

Jumat, 11 Desember 2020 - 11:15:00 WIB
China Benar-Benar Blokir Batu Bara dari Australia, Ini Buktinya
Isu China memblokir impor batu bara termal dari Australia bukan isapan jempol. (Foto: ilustrasi/Ant)
Advertisement . Scroll to see content

NEWCASTLE, iNews.id - Isu China memblokir impor batu bara termal dari Australia bukan isapan jempol. Meski diblokade secara tak resmi, volume ekspor batu bara Australia ke China anjlok.

Dikutip dari ABC News, Jumat (11/12/2020), pelabuhan batu bara terbesar dan tersibuk di Australia, Newcastle mencatat adanya penurunan tajam pada ekspor batu bara. Padahal, porsi ekspor batu bara dari pelabuhan tersebut mencapai 20 persen.

Dari kapal yang bersandar di pelabuhan Newcastle saat ini tidak ada yang mengirimkan batu bara ke China. Namun, ada lebih dari 100 kapal yang dijadwalkan berangkat ke Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan.

Abhinav Gupta, Analis Braemar ACM Shipbroking mengatakan, penelurusan data kargo pada kuartal IV-2020 menunjukkan adanya penurunan tajam.

"Pada kuartal IV-2018, kita mengekspor 6,5 juta ton dari Newcastle ke China. Tahun lalu, sekitar 9 juta ton. Saat ini, hanya 1,6 juta ton sehingga ada penurunan 82 persen year on year," katanya.

Gupta mengatakan, tidak adanya kapal batu bara yang berangkat ke China saat ini menunjukkan tidak akan ada perubahan yang terjadi dalam waktu dekat. Pelaku usaha batu bara menolak berkomentar soal isu tersebut karena relasi Australia dan China tengah menjadi topik sensitif.

Menurut Gupta, ekspor batu bara secara musiman naik pada musim dingin yang jatuh pada akhir tahun dan awal tahun depan. Namun, ada kekhawatiran pelaku usaha batu bara tak menikmati booming tersebut.

"Eksportir dan importir masih belum mengetahui apa yang akan terjadi ke depan dan mereka tidak tertarik untuk menyalahkan siapa pun dari kejadian ini," kata Gupta.

Hubungan Australia dan China belakangan ini memanas setelah Canberra mendorong investigasi soal asal muasal virus corona. China langsung bereaksi keras dengan membidik barang-barang impor dari Australia seperti batu bara dan wine.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut