Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang
Advertisement . Scroll to see content

China Lockdown Area Sekitar Pabrik iPhone Terbesar di Dunia

Rabu, 02 November 2022 - 15:18:00 WIB
China Lockdown Area Sekitar Pabrik iPhone Terbesar di Dunia
China lockdown area sekitar pabrik iPhone terbesar di dunia
Advertisement . Scroll to see content

ZHENGZHOU, iNews.id - Pihak berwenang China melakukan lockdown di sebuah distrik di kota Zhengzhou seiring dengan kebijakan ketat penanganan Covid-19 di negara itu. Distrik yang di-lockdown itu merupakan lokasi pabrik iPhone terbesar di dunia. 

Lockdown dimulai hari ini, Rabu (2/11/2022) dan berlangsung selama sepekan atau tujuh hari. Langkah ini kemungkinan akan berdampak pada produksi iPhone 14 terbaru, yang diproduksi di pabrik Foxconn di kota. 

Masyarakat dan pengusaha China terus bergulat dengan kebijakan zero Covid yang ketat dari Presiden Xi Jinping. Otoritas setempat mengatakan, lockdown Zona Ekonomi Bandara Zhengzhou akan segera dimulai dan berakhir pada tengah hari waktu setempat pada 9 November 2022.

Dikutip dari BBC, pemberitahuan resmi di platform media sosial WeChat menyebutkan, layanan transportasi umum telah ditangguhkan dan warga disarankan bekerja dari rumah. Para pejabat akan tegas menindak semua jenis pelanggaran peraturan.

Zhengzhou adalah ibu kota provinsi Henan di China tengah, yang merupakan rumah bagi sekitar 10 juta orang. Di area ini dilaporkan sebanyak 167 orang terinfeksi Covid dalam tujuh hari hingga Sabtu lalu, naik dari minggu sebelumnya sebanyak 97 orang.

Lockdown terjadi di momen penting bagi Apple, tak lama setelah peluncuran iPhone 14 dan menjelang musim belanja Natal dan Tahun Baru Imlek. Adapun pabrik Foxconn di Zhengzhou, yang mempekerjakan sekitar 200.000 orang, memproduksi sebagian besar ponsel baru Apple.

Pada Selasa (1/11/2022), Foxconn menyatakan telah melipatgandakan bonus hariannya di pusat manufaktur selama lockdown Covid. Bonus untuk pekerja jalur perakitan akan dinaikkan menjadi 400 yuan sehari. Foxconn juga mengatakan, pekerja yang bekerja selama lebih dari 25 hari sebulan di pabrik akan diberikan bonus maksimum 5.000 yuan, naik dari 1.500 yuan.

Sementara yang bekerja penuh pada November, tanpa mengambil cuti mendapat bonus total lebih dari 15.000 yuan untuk bulan tersebut. Perusahaan mengatakan, bonus itu adalah bagian dari upaya untuk secara bertahap melanjutkan produksi yang teratur dan bentuk terima kasih atas ketekunan pekerja.

Foxconn menyatakan, sejumlah kecil karyawan di Zhengzhou telah terdampak oleh pandemi dan diberi persediaan material, kenyamanan psikologis, dan umpan balik responsif.

"Saat ini, pekerjaan pencegahan epidemi di Zhengzhou berkembang dengan baik, dan dampaknya pada kelompok dapat dikendalikan. Prospek operasi untuk kuartal ini tetap tidak berubah," ujarnya.

Namun, rekaman yang dibagikan di media sosial China, dan oleh koresponden BBC China Stephen McDonell menunjukkan para pekerja diduga melarikan diri untuk kembali ke kampung halaman mereka demi menghindari tertangkap di kendaraan umum.

Seorang pekerja berusia 22 tahun, bermarga Xia, mengatakan kepada Financial Times, terjadi kekacauan di asrama mereka, di mana dia dan rekan-rekannya ditahan. Pekerja juga mengklaim area di sekitar pabrik telah di-lockdown selama berhari-hari, dengan pekerja positif Covid dikarantina dan dites setiap hari untuk mencegah wabah.

Perusahaan mengaku telah bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyediakan layanan pemulangan yang tertib dari titik ke titik bagi para pekerja yang ingin pulang. Namun tidak jelas bagaimana para pekerja sekarang dapat kembali ke rumah setelah distrik itu di-lockdown. 

Sementara itu, bisnis lain di China telah dilanda wabah virus corona dalam beberapa hari terakhir. Pembuat kendaraan listrik China Nio mengonfirmasi telah menangguhkan produksi di dua pabriknya di kota timur Hefei. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut