Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang
BEIJING, iNews.id - Perusahaan startup antariksa China, InterstellOr, mengumumkan rencana mengirim turis ke suborbital luar angkasa pada 2028. Setiap penumpang akan dikenakan tiket 3 juta yuan atau sekitar Rp7,2 miliar.
Pengumuman itu disampaikan InterstellOr di akun media sosial China hingga menjadi viral.
Lei Shiqing, CEO InterstellOr, mengatakan perusahaannya berharap bisa membangun pesawat luar angkasa berawak komersial sendiri dan menjadi yang pertama di China. Hal itu memungkinkan harga tiket diturunkan menjadi hanya 300.000 yuan per orang.
Penerbangan diperkirakan berlangsung sekitar 2,5 jam dan mencapai garis Karman, 100 km di atas permukaan Bumi. Titik itu merupakan batas atau pintu gerbang luar angkasa.
Tragis! 3 Astronaut China Terlantar di Luar Angkasa gegara Tabrak Puing Antariksa
Lebih dari 20 orang dilaporkan telah mendaftar untuk misi bersejarah ini, termasuk seorang ahli teknik jaringan listrik, Li Licheng; direktur pemasaran perusahaan robotika AgiBot, Qiu Heng; dan aktor Huang Jingyu.
InterstellOr merupakan perusahaan kedua China yang menawarkan perjalanan ke suborbital luar angkasa. Pada Oktober 2024, Jiangsu Deep Blue Aerospace telah menjual dua tiket masing-masing seharga 1,5 juta yuan untuk perjalanan suborbital pada 2027.