Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa, Mana yang Tidak Efisien?
Advertisement . Scroll to see content

China Minta Produsen Mobil Listrik Hentikan Investasi di Negara Eropa Pendukung Tarif Impor

Jumat, 01 November 2024 - 07:42:00 WIB
China Minta Produsen Mobil Listrik Hentikan Investasi di Negara Eropa Pendukung Tarif Impor
Pemerintah China telah meminta produsen mobil listrik untuk menghentikan investasi besar di negara-negara Eropa yang mendukung tarif impor. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Geely menolak berkomentar terkait kabar tersebut. SAIC, BYD, dan Kementerian Perdagangan China belum menanggapi hal yang sama.

Langkah otoritas China untuk menangguhkan beberapa investasi di Eropa menunjukkan bahwa pemerintah sedang mencari pengaruh dalam pembicaraan dengan Uni Eropa terkait alternatif tarif dan ingin menghindari penurunan tajam dalam ekspor kendaraan listrik ke pasar utama.

Eropa menyumbang lebih dari 40 persen kendaraan listrik yang dikirim dari China pada tahun 2023, menurut perhitungan Reuters dari data Asosiasi Mobil Penumpang China.

Penurunan ekspor kendaraan listrik ke Eropa berisiko memperparah kelebihan kapasitas yang dihadapi produsen mobil China di pasar dalam negeri mereka. Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Kanada telah menerapkan kebijakan tarif 100 persen untuk kendaraan listrik buatan China.

Investasi di Eropa

Selama kunjungan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez ke China bulan lalu, satu perusahaan setuju untuk membangun pabrik senilai 1 miliar dolar AS di Spanyol, yang akan membuat mesin yang digunakan untuk produksi hidrogen. Spanyol merupakan salah satu dari 12 negara Uni Eropa yang abstain.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut