Covid-19 Makin Ganas, Pemerintah Jangan Ragu Berlakukan PSBB Total

Rina Anggraeni ยท Sabtu, 19 Juni 2021 - 13:26:00 WIB
 Covid-19 Makin Ganas, Pemerintah Jangan Ragu Berlakukan PSBB Total
Ekonom senior, Fadhil Hasan.

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta jangan ragu memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total, untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19

Menurut Ekonom senior, Fadhil Hasan, selain mempercepat vaksinasi, pemerintah harus kembali menerapkan PSBB total, terutama di wilayah zona merah. 

“Demi pemulihan kesehatan publik, pemerintah sebaiknya menerapkan kembali PSBB total sekaligus mempercepat vaksinasi, khususnya di wilayah zona merah," ujar Fadhil Hasan, di Jakarta, Sabtu (19/6/2021).

Menurut dia, lonjakan kasus Covid-19 akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, apalagi varian delta yang ganas dan cepat ditularkan pada generasi muda. 

Jika tidak segera diantisipasi dengan membatasi mobilisasi masyarakat, lanjutnya, hal itu akan mengancam pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung, bahkan dikhawatirkan membuat ekonomi kembali mengalami resesi.  

“Varian Delta ini seperti kotak pandora, bila kita menyikapinya biasa-biasa saja dan akhirnya terbuka, ancaman resisi dapat terjadi di sepanjang 2021,” kata Fadhil. 

Dia mengungkapkan, untuk mengatasi lonjakan kasus Covid 19, pemerintah perlu segera menerapkan kembali PSBB total di zona merah, agar mobilitas masyarakat dibatasi, dan fasilitas kesehatan terkontrol untuk menangani pasien Covid-19. 

Pemberlakuan PSBB total di daerah zona merah perlu dilaksanakan dengan menutup untuk sementara berbagai kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan masa (pernikahan), kegiatan ibadah, tempat hiburan dan pariwisata, mall, dan lain2.  

"PSBB total juga harus dilaksanakan dengan lebih efektif dan tegas lagi,” ungkap Fadhil. 

Selain menerapkan PSBB total di zona merah, lanjutnya, pemerintah perlu mempercepat vaksinasi di daerah zona merah untuk mencegah penyebaran lebih lanjut Covid 19. 

Fadhil juga meminta agar protokol kesehatan yang ketat perlu diberlakukan dengan sanksi yang lebih tegas, agar penyebaran Covid-18 dapat dikendalikan, sehingga tidak berdampak signifikan bagi perekonomian di semester II 2021.

Editor : Jeanny Aipassa