Covid-19 Melonjak, Perusahaan di Jepang Didesak Terapkan WFH

Djairan ยท Senin, 27 Juli 2020 - 11:38:00 WIB
Covid-19 Melonjak, Perusahaan di Jepang Didesak Terapkan WFH
Menteri Perekonomian Jepang, Yasutoshi Nishimura. (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang mendesak perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home). Desakan tersebut disampaikan setelah terjadi lonjakan pada kasus Covid-19 di perkantoran.

Kasus positif di Negeri Sakura mencetak rekor dalam sepekan terakhir, sehingga memicu kekhawatiran ada gelombang kedua. Pada pekan lalu, kasus menyentuh rekor harian 366 kasus.

Pada Minggu (26/7/2020), terjadi 239 kasus Covid 19 baru. Kota Fukuoka melaporkan 90 kasus sementara peningkatan juga terlihat di Osaka.

Menteri Ekonomi Jepang, Yasutoshi Nishimura meminta pelaku usaha meningkatkan sistem WFH bagi karyawan.

"Pergerakan tenaga kerja sempat turun 70-80 persen, namun sekarang hanya turun sekitar 30 persen. Kami tidak ingin adanya gelombang kedua terjadi, jadi kami akan mencari cara agar bekerja jarak jauh dapat ditingkatkan," ujar Nishimura dikutip dari Reuters, Senin (27/7/2020).

Dia meminta perusahaan-perusahaan untuk menghindari rapat, terutama rapat besar. Meskipun jumlah kasus serius corona masih relatif kecil, dia prihatin dengan peningkatan infeksi di kalangan penduduk usia 40-50 tahun.

Sejumlah ahli mengatakan, sistem WFH terbilang rendah di Jepang. Pasalnya, budaya kerja di negara tersebut masih banyak mengandalkan kertas dan minim teknologi.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike sempat berencana membuka kembali sektor pariwisata. Dihujani kritik, Yuriko akhirnya membatalkan agenda tersebut dan meminta penduduk untuk tetap di rumah.

Sejauh ini, lebih dari 30.000 orang di Jepang telah terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, dan 1.000 orang meninggal dunia.

Editor : Rahmat Fiansyah

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda