Di Malaysia Dihujani Kritik, Gojek Dibela PM Mahathir
PUTRAJAYA, iNews.id - Rencana Gojek beroperasi di Negeri Jiran memicu kontroversi. Namun, Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad pasang badan atas kritikan yang ditujukan pada perusahaan ride-hailing asal Indonesia itu.
Dikutip dari The Star, Jumat (223/8/2019), Mahathir mengakui ada sejumlah pihak yang tidak senang dengan kehadiran Gojek. Meski begitu, dia memastikan kehadiran Gojek menguntungkan warga Malaysia, terutama komuter dan UKM.
"Memang sudah ada layanan transportasi sepeda motor, tapi tidak terorganisir dan bisnis kecil tidak diuntungkan dari itu. Gojek, kalau dia datang ke sini, dia akan berkontribusi pada bisnis kecil," kata Mahathir.
Pria berusia 93 tahun itu menilai wajar saja ada pro dan kontra dalam sebuah kebijakan. Tapi, ukuran kebijakan seharusnya diukur dari kontribusinya bagi negara.
Soal isu keamanan, terutama untuk penumpang perempuan, Mahathir menilai masyarakat tidak wajib menggunakan layanan Gojek jika tidak nyaman.