Didominasi Milenial dan Gen Z, Investor Pasar Modal Tembus 8,3 Juta di Kuartal I 2022

Dinar Fitra Maghiszha ยท Kamis, 14 April 2022 - 13:49:00 WIB
 Didominasi Milenial dan Gen Z, Investor Pasar Modal Tembus 8,3 Juta di Kuartal I 2022
Kantor PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia mengalami kenaikan menjadi 8,3 juta di kuartal I 2022. 

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo, mengatakan capaian tersebut meningkat 12,13 persen atau sekitar 1 juta investor pasar modal dari posisi akhir 2021 yang mencapai 7,49 juta.

Menurut dia, penambahan investor baru di pasar modal didominasi milenial dan Gen Z. Pasar saham Indonesia masih didominasi oleh investor lokal dari kalangan milenial dan generasi Z, jumlahnya sekitar 80 persen dari total investor lokal.

“Salah satu hal yang menyebabkan peningkatan tersebut adalah kemudahan bagi investor pasar modal dalam melakukan pembukaan rekening secara online," kata Uriep dalam siaran yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (14/4/2022).

Dia mengungkapkan, sektor keuangan menjadi pilihan paling besar investor yang berasal dari kalangan Gen Z, atau kelompok umur dengan rentang usia di bawah 26 tahun.

Selain itu, lanjutnya, investor muda juga berminat di sektor infrastruktur, industri, disusul saham-saham consumer goods, baik cyclicals (barang konsumen primer) maupun non-cyclicals (barang konsumen non-primer), serta sektor bahan baku.

“Anak muda semakin cerdas dalam menentukan investasinya, termasuk investasi pasar modal. Sektor industri yang sahamnya banyak dimiliki oleh anak muda rata-rata memiliki nilai kapitalisasi yang besar, sehingga faktor fundamental menjadi pertimbangan anak muda dalam menentukan saham pilihannya,” tutur Uriep.

Dia mengungkapkan, semakin mudahnya proses pembukaan rekening saham, menjadi faktor pertumbuhan investor muda.

"Hal ini merupakan inisiatif dari KSEI melalui simplifikasi pembukaan rekening yang sudah terimplementasi efektif sejak tahun 2019. Hingga saat ini, total 34 perusahaan efek yang dapat melakukan pembukaan rekening secara online," ujar Uriep.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda