Didukung BRI, KWT Mawar 8 Sulap Lahan Semak Belukar di Tangerang Jadi Kebun Hidroponik
Yuliana menuturkan, perjalanan KWT Mawar 8 tidak selalu mudah. Setelah mulai berkembang, organisasi yang dinaunginya mendapat bantuan fasilitas hidroponik. Namun, bantuan itu justru sempat membuatnya panik karena belum memahami cara pengelolaannya.
“Lalu dikasihlah hidroponik, waduh tambah pusing saya. Gimana caranya,” ujarnya.
Namun perlahan, Yuliana mulai belajar bersama anggota lain. Dia juga dibantu beberapa warga yang memiliki pengalaman menanam. Kini, kebun hidroponik KWT Mawar 8 sudah menanam berbagai jenis sayuran seperti caisim, pokcoy, bayam, seledri, hingga sawi pahit.
Menurut Yuliana, sosok penting di balik perkembangan kebun tersebut adalah Lie Vonny yang kini menjabat sebagai sekretaris KWT Mawar 8. Dia mengatakan Vonny adalah orang yang paling aktif mengurus hidroponik di kebun tersebut setiap hari.
Yuliana bahkan menyebut Vonny sebagai "maskot" KWT Mawar 8 karena hampir seluruh aktivitas kebun dijalani dengan penuh totalitas.
“Sampai saya masih tertidur jam 5 (pagi), dia sudah di kebun untuk panen,” ujarnya.
Perkembangan KWT Mawar 8 ternyata menarik perhatian banyak pihak, termasuk BRI. Bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) itu memberikan dukungan melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta BRI Bertani di Kota (BRInita).