Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Demam Tinggi Mendadak di Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah!
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Ini Banting Stir Jadi Pengusaha Alkes Merek Onemed, Kini Sukses dengan Omzet Triliunan

Selasa, 16 Agustus 2022 - 15:00:00 WIB
Dokter Ini Banting Stir Jadi Pengusaha Alkes Merek Onemed, Kini Sukses dengan Omzet Triliunan
Dokter Jemmy Hartanto, Owner dan CEO Onemed Group
Advertisement . Scroll to see content

Pada 2017, Jayamas menerima Penghargaan Bidang Kesehatan Indonesia dari Kementerian Kesehatan dan Penghargaan Kreasi Lokal untuk Farmasi dan Peralatan Medis untuk Uro OneFoley-Catheter. 

Selanjutnya di tahun 2020, Dr Jemmy Hartanto mulai melakukan restrukturisasi untuk mengkonsolidasikan bisnis Grup sehingga perusahaan kini memiliki 99 persen saham PT Intisumber Hasil Sempurna Global (IHSG), yang menjalankan lini bisnis distribusi yang sebelumnya dipegang oleh PT Intisumber Hasil Sempurna (IHS).

Di tahun ini pula, Jayamas menyediakan 50 juta keping alkohol swab sebagai dukungan penuh untuk Kementerian Kesehatan dalam menanggapi pandemi Covid- 19, disamping menerima sertifikat EC (European Conformity) untuk Alat Kesehatan Jaminan Kualitas Produksi dari TÜV Rheinland untuk jarum suntik sekali pakai dengan jarum dan jarum suntik sekali pakai tanpa jarum.

Pada 2021, Jayamas Medica Industri mengakuisisi 51 persen saham PT Inti Medicom Retailindo, lini bisnis ritel perseroan di toko ritel offline dan online serta mengakuisisi land bank di Mojoagung untuk Pabrik Mojoagung II dan Wonosalam serta menyelesaikan akumulasi lahan untuk land bank di Lamongan.

Pabrik Onemed memproduksi masker hingga baju APD. (Foto: Istimewa)

Melalui perjalanan panjang dalam mengembangkan sejumlah fasilitas tersebut, Jayamas Medica kini sudah memiliki sedikitnya 3.200 stock keeeping unit (SKU) aktif yang bertebaran di enam kategori (per 31 Maret 2022).

“Pada 2021, segmen yang berkontribusi paling besar pada pendapatan perseroan adalah kategori Medical Disposable and Consumables sebesar 64,6 persen, disusul Antiseptic and Dialysis (13,8 persen), Diagnostic and Equipment (13,6%), Biotechnology and Laboratory (4,2 persen), Hospital Furniture (2%), dan Walking Aids and Rehabilitation (1,8 persen),” kata pendiri sekaligus Presiden Komisaris JMI, Dr Jemmy Hartanto, Kamis (11/8/2022).

Kini 20 tahun JMI atau Onemed sudah beroperasi di Indonesia. Dokter Jemmy Hartanto berkomitmen untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mendorong mengurangi impor alat kesehatan dan memproduksi di dalam negeri. 

"Saya sangat mendukung karena suatu negara apalagi yang sebesar Indonesia kalau tidak punya industri alat kesehatan bahaya sekali. Kalau terjadi perang dan enggak ada barang yang masuk, bagaimana nanti. bekalau kita bisa produksi sendiri," ujar dokter Jemmy Hartanto.

Hampir lebih dari dua dekade beroperasi, Jayamas kini memiliki 1 pusat distribusi di Gresik, Jawa Timur, 20 kantor cabang/gudang, dan 19 kantor penjualan yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra (per 31 Maret 2022). Total land bank perseroan yang siap digunakan untuk ekspansi tercatat lebih dari 163.719 meter persegi.

Selain itu, perseroan juga memasok 1.700 rumah sakit di Indonesia, dari total sekitar 2.985 RS. Perseroan juga menggandeng 3.475 apotek dan gerai alat kesehatan.

Direktur Marketing PT Jayamas Medica Industri, Louis Hartanto menyatakan perseroan berencana menambah 1 pusat distribusi baru di Jakarta sehingga total ada 2 pusat distribusi. Selain itu, perseroan juga akan membangun 15 gudang baru di sejumlah titik lokasi penting guna mengefisienkan dan mengefektifkan proses.

PT Jayamas Medica Industri kini juga tercatat sebagai produsen alat-alat kesehatan habis pakai buatan anak bangsa terbanyak di Tanah Air dengan 493 produk asli Indonesia atau 4,87 persen dari total 10.109 alat kesehatan yang terdaftar di Kementerian Kesehatan. Selama pandemi, Onemed menjadi produsen masker kesehatan hingga baju APD.

Di tahun 2022 ini, demi mengerek penetrasi alat Kesehatan buatan anak bangsa ke seluruh pelosok Indonesia, perseroan siap berekspansi dengan mengembangkan fasilitas di tanah milik perseroan di Mojoagung II, Wonosalam Jombang, dan Lamongan serta membangun fasilitas baru di Kawasan Industri Terpadu Batang atau KITB.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut