Dukung Hipmi Perbanyak Pengusaha Muda, HT Gagas E-Commerce Produk Lokal

Djairan ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 18:34 WIB
Dukung Hipmi Perbanyak Pengusaha Muda, HT Gagas E-Commerce Produk Lokal

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (keempat dari kanan) saat menerima kunjungan Ketua Umum Hipmi, Mardani H Maming (kelima dari kanan) dan jajaran di iNews Tower, Jakarta, Rabu (1/7/2020). (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNews.id - Kiprah pengusaha muda di Tanah Air dinilai memerlukan sokongan agar bisa berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional. Untuk mendukung hal itu, ide tentang e-commerce produk lokal perlu diwujudkan.

"Pengusaha muda penting, mereka aset bangsa yang sangat diharapkan bisa membangun ekonomi nasional, karena mayoritas masyarakat kita adalah generasi muda," ujar Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT).

Hal itu disampaikan HT saat menerima kunjungan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H. Maming beserta jajaran di iNews Tower, MNC Center, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

HT menegaskan komitmen MNC Group mendukung Hipmi dalam menggenjot kuantitas dan kualitas pengusaha muda di Indonesia. Dukungan siap diberikan mulai dari promosi di media hingga pelatihan.

"MNC terbuka lebar untuk bekerja sama dalam banyak hal, membantu di media, bisa. Sebagai sarana untuk latihan, misalnya untuk magang, bisa, dan banyak lagi kerja samanya," katanya.

HT yang sudah mengajar di lebih dari 200 perguruan tinggi se-Indonesia menawarkan diri untuk turun langsung berbagi ilmu bagaimana membangun usaha dari nol.

"Karena saya secara pribadi suka mengajar, kalau diminta terlibat dalam memberikan pelatihan, misalnya kepada anak muda, juga bersedia," ucapnya.

Pengusaha asal Surabaya itu menilai selalu ada kesempatan di setiap situasi, bahkan di situasi sulit sekalipun. Masa pandemi Covid-19 dinilainya memiliki banyak peluang bagi yang ingin merintis atau mengembangkan usaha. 

"Saya itu justru untung paling besar di zaman krisis finansial tahun 1998 sampai 2001. Jadi, itu tergantung dari cara kita melihat permasalahan. Yang penting, bisa menyesuaikan dengan keadaan, termasuk Covid-19 sekarang ini, kesempatannya banyak sekali," tuturnya.

Hanya saja, kata HT, pemerintah perlu turun tangan di tengah kondisi yang serba sulit seperti sekarang ini. Menurutnya, pemerintah wajib menciptakan ekosistem yang memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin terjun ke dunia usaha. 

"Jadi, kemauan yang besar, secara positif ingin maju, kalau tidak didukung dengan satu ekosistem kesempatan, misalnya regulasi dan lain-lain yang kondusif, ya ndak gampang juga," ujarnya.

HT pun menyampaikan gagasan untuk membentuk e-commerce khusus produk lokal atau yang mayoritas produknya buatan lokal. 

"Nanti MNC akan bantu membuat platform-nya, karena kita sudah punya tinggal di-copy saja. Kita akan membantu promosinya juga, supaya dikenal, supaya masyarakat bisa bertransaksi di e-commerce tersebut," tutur HT. 

Ketua Umum Hipmi, Mardani H. Maming mengatakan, pengalaman dan gagasan yang disampaikan HT sangat berarti baginya dan anggota HIPMI. Dia terkesan dengan keberhasilan HT membawa MNC Group berkembang pesat di berbagai bidang.

"Pak Hary Tanoesoedibjo luar biasa. Yang selalu kita pelajari di Hipmiberbisnis yang sempurna dari hilir sampai hulu, dimana Pak Hary Tanoe lebih hebat daripada anak-anak muda yang ada di Hipmi yang patut dicontoh sama anak-anak Hipmi," ujarnya.

Dia berharap Hipmi bisa bekerja sama dengan MNC Group dalam mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengusaha di Indonesia baru 3 persen.

"Kita mau menaikkan dua kali lipatnya, harus ada kerja sama dengan media, dimana media berperan penting untuk membangun kebijakan daerah maupun kebijakan nasional, yang mungkin nanti bisa dikerjasamakan Hipmi dan MNC," katanya.

Terkait pandemi Covid-19, Hipmi melakukan berbagai langkah untuk melindungi pengusaha atau UMKM agar bisa bertahan. Salah satunya merelaksasi pinjaman kredit. Pokjapun dibentuk untuk mendata para pengusaha Hipmi yang ada di 34 provinsi.

"Kita komunikasikan dengan bank-bank yang ada di Indonesia untuk memberikan relaksasi kepada pengusaha agar dia tidak mem-PHK atau tidak collapse, sehingga pengusaha-pengusaha Hipmi yang kebanyakan anak muda tetap bisa berjalan di masa pandemi ini," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah