Elon Musk: Saya Akan Bayar Pajak Terbanyak dibanding Orang Amerika Lain dalam Sejarah
NEW YORK, iNews.id - Elon Musk mengklaim tagihan pajak penghasilannya akan lebih besar dibanding warga Amerika lainnya dalam sejarah. Hal itu disampaikan saat dia perang kata-kata di Twitter dengan politisi AS, Senator Massachusetts Elizabeth Warren.
"(Saya) jika Anda mmebuka mata Anda selama 2 detik, Anda akan menyadari bahwa saya akan membayar (pajak) lebih banyak dibanding orang Amerika mana pun dalam sejarah tahun ini," tulis Musk dalam akunnya di Twitter.
Mengutip Fortune, balasan itu merupakan tanggapan Musk terhadap kritik Warren yang dilakukan secara online terhadap kode pajak negara itu, yang dia sebut dicurangi. Warren telah lama menjadi pendukung pajak kekayaan para miliarder negeri Paman Sam, yang akan mengenakan pajak tidak hanya pada penghasilan orang Amerika terkaya, tetapi juga pada aset mereka.
Kendati demikian, kongres belum meloloskan pajak kekayaan, meski politisi Demokrat lainnya telah menyatakan dukungannya.
Elon Musk Dinobatkan sebagai Person of the Year 2021
"Mari kita ubah kode pajak yang dicurangi sehingga Person of the Year benar-benar membayar pajak dan berhenti membebani orang lain," cuit Warren.
Klaim Warren tentang Musk yang tidak membayar banyak pajak bukannya tidak berdasar. Investigasi ProPublica pada 2018 lalu mengungkapkan, Musk yang pada saat itu merupakan orang terkaya kedua di dunia tidak membayar pajak pendapatan federal pada tahun tersebut.
Elon Musk Kehilangan Rp218 Triliun, Kekayaannya Tak Lagi Rp4.000 Triliun
Dia membayar pajak kurang dari 70.000 dolar AS pada 2015 dan 2017. CEO SpaceX dan Tesla tersebut sekarang merupakan orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih 251 miliar dolar AS, menurut Bloomberg Billionaires Index. Saat ini tidak mendapatkan gaji tunai, hanya memiliki saham.
Musk telah banyak melepas saham Tesla sejak dia menyatakan di Twitter pada bulan lalu. Dia telah menjual saham Tesla sejak Oktober senilai hampir 3 miliar dolar AS, yang akan dikenakan pajak penghasilan.
Elon Musk Bakal Jual 10 Persen Saham Tesla untuk Bayar Pajak Rp215 Triliun?
Menurut CNN, Musk harus membayar pajak setidaknya 7,6 miliar dolar AS untuk tahun ini. Namun angka itu bisa meningkat hingga 15 miliar dolar AS, tergantung berapa banyak lagi saham yang dia jual.
Jika Demokrat dapat meloloskan pajak miliarder sebagai bagian dari Build Back Better, Musk dapat diminta untuk membayar pajak hingga 50 miliar dolar AS selama lima tahun pertama.
Kritik Pajak Miliarder, Elon Musk Akui Uangnya Akan Dipakai untuk Bawa Manusia ke Mars
Musk, yang telah mendapat subsidi pemerintah miliaran dolar AS sejak memulai bisnisnya, sebelumnya telah berbicara tentang rencana untuk mengenakan pajak kepada miliarder dengan tarif yang lebih tinggi.
"Akhirnya, mereka kehabisan uang orang lain dan kemudian mereka datang ke Anda," cuit Musk pada Oktober lalu.
Editor: Jujuk Ernawati