Erick Thohir Dorong Citilink Indonesia Garap Pasar Penerbangan Bertarif Rendah

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 28 Juni 2022 - 15:15:00 WIB
Erick Thohir Dorong Citilink Indonesia Garap Pasar Penerbangan Bertarif Rendah
Pesawat Citilink. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mendorong PT Citilink Indonesia menggarap pasar penerbangan bertarif rendah atau low cost carrier (LCC) di dalam negeri. Langkah ini lantaran pasar LCC dipandang potensial.

Kabar ini, disampaikan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra. Dia mengungkapkan, pemegang saham akan memfokuskan bisnis Citilink ke pasar LCC dan Garuda membidik kelas premium untuk penerbangan domestik. 

“Ke depan tentu saja kita akan lebih percepat pertumbuhan dari Citilink sebagai LLC karena memang tidak bisa dipungkiri untuk market kita yang lebih kencang adalah market LCC,” ujar Irfan dalam konferensi, Selasa (28/6/2022).

Kementerian BUMN selaku pemegang saham memang tengah memperbaiki ekosistem bisnis penerbangan pelat merah. Erick Thohir mencatat data penerbangan saat ini didominasi oleh penumpang domestik. 

Di mana, 78 persen penumpang yang menggunakan jasa pesawat untuk bepergian antar pulau. Bahkan,  biaya yang dikontribusikan turis lokal mencapai Rp 1.400 triliun. Sedangkan 22 persen atau sekitar Rp300 triliun berasal dari turis mancanegara.

“(Kontribusi) lokal turis itu mencapai Rp 1.400 triliun, sedangkan turis asing hanya 22 perse atau sekitar Rp300 triliun. Kalau kita berbisnis ya jelas ini marketnya karena Indonesia juga negara kepulauan,” ujar Erick Thohir di Gedung Kementerian BUMN beberapa waktu lalu. 

Pemegang saham menilai, langkah tersebut merupakan terobosan paling realistis untuk menyelamatkan industri penerbangan pelat merah. Sebab, kedua maskapai tersebut mempekerjakan setidaknya 1.300 pilot dan awak kabin serta 2.300 pegawai.

"Jadi kita patut bersyukur tinggal bagaimana mencari cara agar Garuda bisa sustainable (berkelanjutan) karena Indonesia negara kepulauan dan domestik market kuat maka harus bisa menjadi peluang,” kata Erick Thohir.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda