Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BREAKING NEWS: Prabowo Cairkan Bonus Atlet SEA Games 2025, Total Rp465 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Minta Maaf kepada Pemegang Polis Jiwasraya, Ini Sebabnya

Kamis, 23 Desember 2021 - 10:03:00 WIB
Erick Thohir Minta Maaf kepada Pemegang Polis Jiwasraya, Ini Sebabnya
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri BUMN Erick Thohir mengutarakan permintaan maaf kepada pemegang polis PT Asuransi Jiwasraya, karena proses penyelamatan polis tidak berjalan sempurna. 

"Sekali lagi untuk pemegang polis saya mengucapkan terima kasih, saya juga mengucapkan mohon maaf kalau kami dalam melakukan perbaikan dari segi good corporate governance tidak sempurna," ujar Erick dalam seremonial pengalihan polis asuransi Jiwasraya ke IFG Life, di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta, dikutip Kamis (22/12/2021).

Saat ini, proses restrukturisasi polis asuransi Jiwasraya sudah mencapai tahap akhir. Hal itu ditandai dengan adanya status dan proses pembayaran klaim dari polis nasabah eks Jiwasraya melalui IFG Life.

Tim percepatan restrukturisasi memastikan semua nasabah eks Jiwasraya yang sudah dialihkan akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan ketentuan masing-masing polis. Meski begitu, proses penyelesaiannya membutuhkan waktu panjang karena jumlah pemegang polis lebih dari 300.000.

Erick menjelaskan, pada mulanya penyelesaian kasus Jiwasraya dan PT Asabri (Persero) tidak menjadi key performance indicator (KPI) Kementerian BUMN yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, usai rapat internal Kepala Negara meminta adanya penyelesaian kasus di internal dua perusahaan pelat merah tersebut. 

"Ketika itu kita sampaikan kepada Pak Presiden dan dukung penuh apa yang harus dilakukan. Tapi waktu rapat internal ternyata ada beberapa hal lain di BUMN harus diperbaiki. Salah satunya Jiwasraya dan Asabri," tutur Erick Thohir.

Permasalahan itu, lanjutnya, memang harus diselesaikan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Sebab, bisnis asuransi adalah bisnis kepercayaan. Menurutnya, tanpa kepercayaan, dunia usaha hingga program yang menyangkut masyarakat akan pupus.

"Sejak awal, niat kami adalah mengambilkan kepercayaan bahwa negara hadir dan bisnis asuransi bisnis ini adalah bisnis kepercayaan," ujar Erick Thohir. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut