Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebijakan BBM Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli, ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157,28 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

ESDM Nilai Hilirisasi dari Sektor Minerba Berjalan Optimal di Timah

Minggu, 15 Oktober 2023 - 22:05:00 WIB
ESDM Nilai Hilirisasi dari Sektor Minerba Berjalan Optimal di Timah
Ilustrasi pertambangan timah (ist)
Advertisement . Scroll to see content

Hal senada juga telah diungkapkan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif yang menuturkan bahwa strategi hilirisasi mineral diantaranya melalui percepatan pengintegrasian supply chain antara tambang dan smelter, pengintegrasian industri pengguna bahan olahan mineral dan pengembangan industri lanjutan, serta aplikatif dari hasil pengolahan atau pemurnian mineral.

Arifin pun menuturkan, pihaknya mencatat, Indonesia memiliki total sumber daya timah sebanyak 7,2 juta ton bijih (SnO2) dan 2,4 juta ton Sn. Cadangan sebanyak 6,8 juta ton bijih (SnO2) dan 2,2 juta ton Sn.

"Secara umum pemakaian solder adalah pabrik elektronik, pabrik otomotif, dan pabrik semikonduktor. Pemakaian produk tin chemical adalah pabrik pipa PVC dan plastik kemasan makanan," ucap Arifin.

Mengamini pemerintah, PT TI yang merupakan anak usaha PT Timah Tbk juga menyatakan terus melakukan optimalisasi hilirisasi untuk memenuhi kebutuhan pasar global dengan memiliki 3 pabrik tin chemical dan 1 pabrik tin solder.

Kapasitas produksi yang dimiliki PT TI saat ini sebanyak 21.000 ton, yang terdiri dari pabrik tin chemical Stannic Chloride (SnCl4) dengan merek BANKASTANNIC, pabrik Dimethyltin Dichloride (DMT) dengan merek BANKASTAB DMT Series, pabrik Methyltin Stabilizer dengan merek BANKASTAB MT Series, dan pabrik Tin Solder dengan merek BANKAESA.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut