Foreign Direct Investment di KB Bukopin, Pacu Kucuran Pinjaman IFC World Bank 300 Juta Dolar AS

Rizqa Leony Putri · Selasa, 05 Juli 2022 - 10:00:00 WIB
Foreign Direct Investment di KB Bukopin, Pacu Kucuran Pinjaman IFC World Bank 300 Juta Dolar AS
Bank KB Bukopin kemudian mendapatkan kucuran pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) senilai total 300 juta Dolar AS atau setara Rp4,41 triliun. (Foto: dok KB Bukopin)

Sejak dikendalikan KB Kookmin Bank sebagai ekspansi bisnis KB Bukopin semakin tak terbendung lantaran perusahaan kini bisa semakin meluaskan jaringan dan bisnis pembiayaan serta pendanaan mengandalkan jaringan perusahaan-perusahaan Korea yang ada di Indonesia. 

Potensi KB Bukopin untuk tumbuh semakin besar jika melihat data realisasi investasi yang dilakukan perusahaan-perusahaan asal Korsel di Indonesia. Sepanjang 2021 lalu, investasi Korsel ke Indonesia mencapai 1,64 miliar Dolar AS untuk pembiayaan 2,511 proyek di dalam negeri. Jumlah ini menempatkan Korsel sebagai negara investor ketujuh terbesar di Indonesia sepanjang 2021.

Kehadiran KB Kookmin Bank di industri perbankan Tanah Air memang sangatlah menarik perhatian. Langkah KB Kookmin Bank mengakuisisi Bank KB Bukopin meningkatkan kepercayaan investor global terhadap kinerja industri perbankan dan kondisi ekonomi yang semakin baik.

Hadirnya Bank KB Bukopin dalam menjaga eksistensi perusahaan-perusahaan asal Korsel di Indonesia melalui skema pembiayaan dan layanan keuangan lainnya telah memperbesar lahirnya lapangan pekerjaan, sehingga secara tidak langsung menaikkan pendapatan bagi masyarakat serta dengan adanya pembayaran pajak dan sumber penghasilan lainnya dinilai dapat memutar roda pertumbuhan perkonomian nasional secara signifikan.

Maka tidak heran, saat ini Bank KB Bukopin mulai banjir kepercayaan dari dunia internasional. Pada beberapa pekan terakhir ini KB Bukopin setidaknya telah berhasil meraih dua peringkat tertinggi idAAA dari Pefindo dan Fitch Ratings. 

Fitch Ratings merupakan lembaga pemeringkat internasional, peringkat tertinggi +idAAA untuk KB Bukopin berlaku untuk periode satu tahun ke depan, mulai Juni 2022 sampai dengan Juni 2023. KB Bukopin dinilai memiliki arah strategis dan terukur terkait arah dan rencana bisnis kedepannya.

Sebelumnya, KB Bukopin juga berhasil mendapatkan peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Peringkat yang diterima KB Bukopin tahun ini didorong oleh dukungan yang sangat kuat dari KB Koomin Bank, posisi pasar yang kuat di industri perbankan, dan tingkat permodalan yang kuat.

Tidak berhenti di situ. Bank KB Bukopin kemudian mendapatkan kucuran pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) senilai total 300 juta Dolar AS atau setara Rp4,41 triliun. Pinjaman mencakup penerbitan obligasi sosial pertama oleh bank swasta mana pun di Indonesia (Obligasi Sosial).

Obligasi Sosial tersebut akan sepenuhnya didedikasikan untuk mendanai inisiatif sosial yang berfokus pada penanganan dampak sosial ekonomi akibat dari Covid-19 dan pembiayaan di segmen sosial seperti UMKM, perumahan yang terjangkau, perawatan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

(CM)

Editor : Rizqa Leony Putri

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda