Gandeng Hipmi, Singapura Buka Peluang Kerja Sama dengan Pengusaha Muda Indonesia

Advenia Elisabeth · Jumat, 17 Juni 2022 - 14:20:00 WIB
Gandeng Hipmi, Singapura Buka Peluang Kerja Sama dengan Pengusaha Muda Indonesia
Logo Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). (foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) menyatakan Singapura membukan peluang kerja sama dengan pengusaha muda Indonesia. 

Hal itu, disampaikan Permanent Secretary of the Minister of Trade and Industry Republic of Singapore, Gabriel Lim, saat melakukan audiensi dengan Hipmi.

Dalam audiensi tersebut, Gabriel Lim menyampaikan, Singapura tertarik membuka peluang kerja sama baik dalam hal permodalan, transfer of technology, maupun pengembangan kapabilitas pengusaha muda Indonesia.

Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Bagas Adhadirgha mengatakan, pintu masuk investasi di Indonesia adalah Singapura. Banyak sekali investor di negara ini, bahkan nilai investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia yang tertinggi berasal dari Singapura.

"Pemerintah Singapura meminta masukan pengusaha muda mengenai arah perkembangan ekonomi Indonesia ke depan. Singapura membuka peluang kerja sama antara para pengusaha muda Indonesia yang diwakili oleh Hipmi dengan pengusaha Singapura dalam hal permodalan, transfer of technology, dan pengembangan kapabilitas pengusaha muda nasional," ujar Bagas di Jakarta, dikutip Jumat (17/6/2022).

Menurut dia, Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke Eropa atau Amerika untuk mencari investor. Pasalnya, Singapura yang sangat dekat jaraknya dari Indonesia, juga memiliki banyak investor yang berinvestasi di Indonesia. Bahkan dibanding negara-negara lain, nilai investasi dari Singapura yang paling terbesar sepanjang 2021 lalu.

"Pemerintah Singapura tertarik untuk berinvestasi di daerah-daerah di seluruh Indonesia yang mempunyai potensi investasi yang menarik. HIPMI diundang untuk hadir ke Singapura untuk menindaklanjuti hasil meeting ini dan akan dipertemukan dengan beberapa pengusaha Singapura," kata Bagas.

Pertemuan dengan Gabriel Lim, lanjutnya, dapat menjadi jembatan penghubung investasi Singapura ke Indonesia. Selain proaktif melakukan kampanye pemasaran investasi dan memberikan informasi investasi, juga memfasilitasi misi investasi dari Singapura ke Indonesia, sekaligus mendorong realisasi investasi.

"Sejumlah kluster sumber daya potensial yang dimiliki Indonesia dan menarik minat investasi ke daerah yakni sektor permodalan, transfer of technology, dan pengembangan kapabilitas pengusaha muda nasional. Kluster usaha ini juga menjadi fokus pemerintah Indonesia saat ini," tutur Bagas.

Hal ini menjadi sinyal positif bahwa perekonomian di Indonesia telah berangsur pulih dari pandemi. Dengan adanya upaya meningkatkan performa pemerintah dalam pelayanan investasi, Hipmi memastikan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia akan semakin kondusif.

"Untuk itu, segala peluang investasi yang dapat membawa dampak positif bagi tumbuhnya ekonomi di daerah mesti didorong," ungkap Bagas.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda