Gara-Gara Corona, Airbus dan Boeing Kompak Tak Bagi-Bagi Dividen

Rahmat Fiansyah ยท Senin, 23 Maret 2020 - 22:58 WIB
Gara-Gara Corona, Airbus dan Boeing Kompak Tak Bagi-Bagi Dividen

Pesawat Boeing 787 Dreamliner. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Dua pabrikan pesawat dunia, Airbus dan Boeing memutuskan untuk tak membagi-bagikan dividen kepada pemegang saham. Manajemen beralasan virus corona memaksa perusahaan memperkuat likuiditas.

Airbus, pabrikan pesawat asal Eropa, menahan dividen senilai 1,4 miliar euro sebagai modal saat wabah selesai.

"Keputusan tersebut dilakukan untuk melindungi masa depan Airbus dan memastikan kita bisa memulihkan bisnis saat situasi membaik," kata CEO Airbus, Guillaume Faury dilansir CNBC, Senin (23/3/2020).

Selain itu, kata Faury, Airbus juga memperkuat likuiditas dengan mencairkan fasilitas pinjaman senilai 15 miliar euro. Pencairan tersebut dipilih oleh manajemen meski pemerintah Prancis menawarkan bantuan pinjaman 300 miliar euro.

Saat ini, Faury menilai likuiditas Airbus mencapai 30 miliar euro. Angka tersebut dinilai cukup untuk menahan gempuran wabah korona yang menekan industri penerbangan.

Sementara pabrikan pesawat AS, Boeing sebelumnya telah melakukan hal serupa dengan menahan dividen sekaligus pembelian saham (buyback). Langkah itu diambil untuk mengamankan kas di tengah wabah Covid-19.

Boeing yang menebar dividen 4,6 miliar dolar AS pada tahun lalu memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini. Perusahaan itu membutuhkan likuditas sedikitnya 60 miliar dolar AS untuk bertahan.

"Boeing akan menggunakan semua sumber daya yang ada untuk menjaga operasional, mendukung tenaga kerja dan pelanggan, serta rantai pasok demi melewati krisis Covid-19 dan rencana jangka panjang perusahaan," kata David Calhoun, CEO Boeing.


Editor : Rahmat Fiansyah