Gojek Jadi Rebutan Investor Asing, Nadiem: Dulu Susah, Harus Pinjam Uang Teman
JAKARTA, iNews.id - Gojek kini menjadi rebutan investor asing. Selain investor kakap seperti Google dan Tencent, belum lama ini Mitsubishi dan Visa bergabung ke dalam belasan investor Gojek.
Founder & CEO Gojek, Nadiem Makarim menuturkan, saat mendirikan Gojek pada Oktober 2010, dia mengaku kesulitan untuk memperoleh pendanaan. Bahkan, dia harus bekerja sambilan untuk membiayai startup yang didirikannya.
"3-4 tahun (sejak Gojek berdiri) tidak ada yang mendanai jadi bersusah-susah pinjam uang dari teman, keluarga. Bahkan saya harus kerja di tempat lain untuk mencari nafkah demi mendanai Gojek," kata Nadiem di Jakarta, Senin (22/7/2019).
Pria lulusan Universitas Harvard itu tidak menyangka startup besutannya menjadi seperti saat ini. Untuk diketahui, Gojek sudah menyandang status decacorn dengan valuasi 10 miliar dolar AS atau Rp140 triliun.
Perubahan drastis, kata Nadiem, saat Gojek menerapkan teknologi pada 2015. Saat itu, investor mulai berdatangan seperti Sequoia Capital dan Northstar.