Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat Lagi, Sentuh Rp16.768 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur The Fed dan Menkeu AS Gelar Rapat, Redam Kekhawatiran Krisis Perbankan

Minggu, 26 Maret 2023 - 22:27:00 WIB
Gubernur The Fed dan Menkeu AS Gelar Rapat, Redam Kekhawatiran Krisis Perbankan
Menteri Keuangan (Menkeu) AS, Janet Yellen, Gubernur Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Dewan Pengawas Stabilitas Keuangan Amerika Serikat (AS), termasuk Gubernur Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, dan Menteri Keuangan (Menkeu) AS, Janet Yellen, menggelar rapat untuk meredam kekhawatiran terkait krisis perbankan

Seusai rapat yang digelar pada Jumat (26/3/2023) sore waktu setempat, Janet Yellen dan Jerome Powell, menyampaikan bahwa sistem perbankan AS tetap "sehat dan tangguh" dan memastikan bahwa aliran simpanan telah stabil dan krisis terbatas pada beberapa institusi.

"Sejak administrasi kami dan regulator mengambil tindakan tegas akhir pekan lalu, kami telah melihat simpanan stabil di bank-bank regional di seluruh negeri dan, dalam beberapa kasus, arus keluar sedikit berbalik," kata Janet Yellen. 

Departemen Keuangan AS dan The Fed menciptakan asumsi implisit bahwa pihak berwenang akan terjun untuk melindungi tabungan orang Amerika dan mencegah krisis perbankan yang lebih luas. 

Keduanya sepakat mendirikan fasilitas likuiditas untuk membantu menopang bank-bank yang kesulitan dengan persyaratan yang murah hati dan untuk menyelamatkan deposan yang tidak diasuransikan di SVB. dan Tanda tangan.

Tetapi regulator telah berhenti mendukung jaminan eksplisit untuk semua simpanan di negara tersebut, atau bahkan peningkatan batas simpanan yang diasuransikan. 

Langkah-langkah yang lebih radikal itu mungkin akan membutuhkan proses politik yang sulit untuk mendapatkan persetujuan kongres. Jika tekanan di sektor perbankan terus berlanjut atau memburuk, kabut asap di sekitar simpanan yang tidak diasuransikan dapat dilindungi dapat menjadi semakin menyusahkan.

Christina Skinner, seorang ahli regulasi keuangan dan bank sentral di University of Pennsylvania, mengatakan Yellen dan Powell memiliki tujuan yang sama. 

"Mereka ingin meredam kepanikan terkait krisis perbankan, namun belum bisa memastikan kebijakan yang harus dilakukan jika tekanan di sektor perbankan terus berlanjut dan memburuk," ujar Christina Skinner. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut