Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Progres Pembangunan Masjid Raya IKN Tembus 98,4 Persen, Gibran: Siap Digunakan Idulfitri 2026
Advertisement . Scroll to see content

Harga Bahan Pokok Naik saat Ramadan, Pedagang Sebut Ada Pembatasan dari Pemasok

Minggu, 26 Maret 2023 - 13:36:00 WIB
Harga Bahan Pokok Naik saat Ramadan, Pedagang Sebut Ada Pembatasan dari Pemasok
Harga bahan pokok naik saat Ramadan, pedagang sebut ada pembatasan dari pemasok . Foto: Dovana H
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  - Sejumlah bahan pokok pada awal Ramadan naik di Pasar Lokbin Munjul, Jakarta Timur. Pedagang mengatakan, kenaikan harga tersebut terjadi karena kebijakan pembatasan yang diterapkan pemasok.

Akibat pembatasan itu, pedagang bahan sembako mengaku kesulitan mendapatkan beras dari pemasok. Ini terjadi karena stok beras yang tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat saat Ramadan. Aalah satu pedagang bernama Putra mengatakan, stok beras di Pasar Induk Cipinang kosong, sehingga pemasok membatasi pembelian beras. 

“Kami belanja dibatasi, tadinya kami bisa beli 100 karung, ini cuma dibolehkan 75 karung. Aneh ya, padahal kami beli tapi dibatasi,” kata Putra kepada iNews.id, Minggu (26/3/2023).

Untuk mengantisipasi kenaikan harga, pedagang terpaksa menaikkan modal. Putra mengatakan, harga 1 karung beras Pandan Wangi dibanderol dengan harga Rp1 juta, naik signifikan dari harga sebelumnya sekitar Rp.600.000 hingga Rp700.000. 

“Ya terpaksa naik modal, mau gimana lagi?” 

Adapun penjual daging sapi bernama, Aisyah mengatakan bahwa kebijakan pembatasan memang selalu terjadi saat hari besar keagamaan nasional (HBKN). Pemasok cenderung menyeleksi pedagang yang layak untuk menjual daging tersebut.

Pembatasan tersebut dilakukan untuk menghindari kecurangan yang dilakukan pedagang pasar yang cenderung akan menaikkan harga sangat tinggi atau memanipulasi jumlah daging yang dijual.

“Kami sudah dipercaya, jadi bos tidak beri pembatasan ke kami, kenaikan hanya Rp5.000. Biasanya banyak yang menaikkan harga atau sengaja mainin timbangan, jadi harusnya dijual 1 kg, mereka cuma kasih 800 gram,” ujar Aisyah.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kenaikan harga di Pasar Lokbin Munjul terjadi pada beberapa bahan pokok, seperti beras Bulog yang harga terendahnya per liter sudah mencapai Rp10.500, naik dari Rp9.000. Sementara untuk beras jenis Pandan Wangi naik menjadi Rp14.000. 

Untuk Minyak, pedagang di pasar menjual Minyakita dengan harga Rp16.000 per liter. Kenaikan juga terjadi pada minyak curah yang dibanderol dengan harga Rp16.000 per kg, naik dari Rp14.000. 

Untuk daging sapi, harganya berbeda tergantung variasi yang dibeli. Jenis daging sapi yang biasa digunakan untuk rendang dan semur dengan jenis Brahman Cross (BX) per kilogram dijual Rp140.000 hingga Rp145.000, naik Rp5.000 dari Rp135.000. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut