Harga CPO Malaysia Diprediksi Anjlok ke Rp8,251 Juta per Ton di Akhir Tahun

Dinar Fitra Maghiszha ยท Sabtu, 24 September 2022 - 17:20:00 WIB
Harga CPO Malaysia Diprediksi Anjlok ke Rp8,251 Juta per Ton di Akhir Tahun
Kelapa Sawit. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak sawit mentah (CPO) Malaysia diprediksi anjlok di kisaran 2.500 ringgit atau Rp8,251 juta per ton pada akhir tahun 2022.

Pengamat minyak sawit sekaligus Direktur Godrej International, Dorab Mistry, mengatakan peluang tersebut terjadi akibat adanya peningkatan produksi, penurunan permintaan, sekaligus sentimen perlambatan ekonomi global.

"Harga minyak sawit mentah kontrak Desember (FCPOc3) bisa menuju ke MYR3.000 per ton pada akhir September, dan akan terus jatuh hingga level terendah di akhir tahun MYR2.500 per ton," kata Mistry, dilansir Reuters, Sabtu (24/9/2022).

Seperti diketahui, harga CPO di Bursa Derivatif Malaysia sempat menguat hingga menembus level MYR7.000 per ton pada Maret lalu menyusul sentimen agresi militer Rusia di Ukraina. Data perdagangan terbaru per Jumat (23/9/2022), harga CPO Desember merosot 2,43 persen senilai 3.733 ringgit per ton, dari semula 3.826 ringgit per ton.

Mistry mematok produksi Malaysia pada 2022 akan naik menjadi 18,2-18,5 juta ton, dibandingkan dengan 18,1 juta ton tahun lalu. Sedangkan output dari Indonesia diperkirakan juga akan naik sebesar 3 juta ton. Ke depan, Mistry memperkirakan suku bunga dan resesi akan menjadi pemicu.

"Saat pasar melihat sinyal inflasi telah mereda, kita kemungkinan akan melihat adanya pemulihan di pasar, yang mungkin terjadi dalam dua bulan terakhir tahun ini," tutur Mistry.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda