Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelangkaan Makin Parah! HET Minyakita Naik Bikin Konsumen Menjerit
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Naik Didukung Laju Pasar Saham AS

Jumat, 16 Maret 2018 - 07:28:00 WIB
Harga Minyak Naik Didukung Laju Pasar Saham AS
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan, permintaan minyak global meningkat tahun ini. Namun, produksi tumbuh lebih cepat, menyebabkan kenaikan stok pada kuartal pertama 2018.

OPEC pada hari Rabu menaikkan perkiraan untuk pasokan minyak non-anggota tahun ini hampir dua kali lipat pertumbuhan dari prediksi empat bulan lalu. OPEC dan produsen lainnya yang dipimpin oleh Rusia mulai memotong pasokan pada Januari 2017 untuk mengetatkan pasar minyak mentah global.

Namun, hal tersebut diimbangi oleh lonjakan produksi minyak mentah AS, yang mencapai rekor di pekan lalu dengan naik menjadi 10,38 juta barel per hari. Jumlah itu naik lebih dari 23 persen sejak pertengahan 2016. Persediaan minyak mentah komersial naik 5 juta barel, di 430,93 juta barel.

"Melonjaknya tingkat produksi AS akan terus melemahkan upaya OPEC untuk menaikkan harga minyak yang lebih kuat," kata broker berjangka Phillip Futures yang berbasis di Singapura pada sebuah catatan pada hari Kamis.

Produksi minyak mentah AS, yang telah melampaui eksportir Arab Saudi, diperkirakan akan meningkat di atas 11 juta barel per hari akhir tahun ini, mengambil posisi teratas dari Rusia, menurut IEA.

IEA percaya pasokan non-OPEC, yang dipimpin oleh AS, akan tumbuh sebesar 1,8 juta bph tahun ini. Sementara permintaan akan tumbuh sekitar 1,5 juta bph. Pemangkasan produksi OPEC dikombinasikan dengan kenaikan output AS berarti akan menimbulkan gejolak di pasar.

"Pada 2018, permintaan untuk minyak mentah OPEC diperkirakan mencapai 32,6 juta barel per hari, turun 0,2 juta barel per hari dari perkiraan sebelumnya dan 0,2 juta bpd lebih rendah dari tahun sebelumnya," kata OPEC.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut