Hatten Wines Pionir Pembuat Wine di Bali Fokus pada Inovasi dan Ekspansi
Hatten Wines resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 10 Januari 2023 lalu dengan melepas 678 juta lembar saham. Ini setara dengan 25,02 persen dari modal disetor dan ditempatkan. Lewat aksi korporasi ini, Hatten Wines yang diperdagangkan dengan simbol WINE menerima dana segar senilai Rp87,46 miliar.
WINE membukukan laba bersih sebesar Rp42,4 miliar sepanjang tahun 2023, naik 100 persen jika dibandingkan dengan 2022 sebesar Rp21,23 miliar. Laba yang dilaporkan tersebut ditopang penjualan bersih Rp253,67 miliar, naik 34 persen (yoy) dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp189,38 miliar.
Gus Rai mengatakan, tahun ini, laba PT Hatten Bali Tbk (WINE) ditargetkan naik 20 persen. “Kami targetkan kenaikan laba 20 persen di akhir dari kenaikan laba dari tahun lalu. Dulu (2023) kita Rp42 miliar, sekarang sekitar Rp50 miliar,” katanya.
Dia berharap, setelah menjadi Tbk, Hatten Wines menjadi perusahaan yang berkelanjutan dan dikelola dengan baik. Sebagai pendiri, dia berharap perusahaan produsen minuman beralkohol itu terus berkembang.
“Saya sudah mulai, nggak mungkin terus-menerus. Saya harapkan siapa pun yang mengelola, dikelola dengan baik, banyak mata melihat. Siapa pun yang masuk, direksi harus mengerjakan sesuai aturan,” kata Gus Rai.