Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Tunjuk BUMN untuk Kelola Lahan Sitaan 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatra
Advertisement . Scroll to see content

Holding BUMN Baterai Listrik Akan Investasi Besar-besaran dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 04 Maret 2021 - 12:18:00 WIB
Holding BUMN Baterai Listrik Akan Investasi Besar-besaran dari Hulu hingga Hilir
Wakil Menteri BUMN I, Pahala Mansury. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pembentukan Holding BUMN Baterai Listrik atau Indonesia Battery Corporation terus dikebut. Nantinya, perusahaan tersebut akan diarahkan untuk berinvestasi besar-besaran dari hulu hingga hilir.

"Diharapkan Indonesia Battery Corporation tersebut akan melakukan investasi secara terintegrasi dari hulu ke hilir, sehingga Indonesia diharapkan memiliki industri baterai yang terintegrasi," ujar Wakil Menteri BUMN I, Pahala Mansury, Kamis (4/2/2021). 

Holding BUMN baterai listrik beranggotakan 4 perusahaan negara yaitu Inalum, Antam, PLN, dan Pertamina. Menurut Pahala, ada dua alasan pemerintah akan mendorong holding tersebut menggelontorkan belanja modal (capital expenditure) besar.

Pertama, Indonesia mempunyai sumber daya nikel melimpah, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik. Nikel merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik.

Kedua, kata Pahala, investasi itu juga mendukung pemerintah untuk membawa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia di masa depan.

"Indonesia tidak hanya memiliki pasarnya karena Indonesia di masa datang akan menjadi negara dengan perekonomian nomor lima terbesar di dunia pada tahun 2040-an nanti, tetapi bukan hanya itu karena kita juga memiliki sumber daya alam yang dibutuhkan untuk memproduksi baterainya," kata dia. 

Pahala menegaskan, BUMN ke depan akan tetap memiliki peran yang strategi dalam struktur perekonomian nasional. Di masa krisis, perusahaan pelat merah terbukti banyak membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Di masa sekarang, BUMN akan didorong membantu proses recovery lewat berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Kita pun berharap melalui BUMN kita akan mampu mengembangkan bisnis model yang baru untuk melakukan kegiatan ekonomi bukan hanya di jangka pendek, tapi jangka menengah panjang," kata mantan direktur utama Bank BTN itu. 

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut