IATA Raih Kontrak Senilai 108 Juta Dolar AS, Hary Tanoe: Bukti Keseriusan MNC di Industri Batu Bara

MNC Media · Senin, 19 September 2022 - 21:47:00 WIB
IATA Raih Kontrak Senilai 108 Juta Dolar AS, Hary Tanoe: Bukti Keseriusan MNC di Industri Batu Bara
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Batu Bara oleh PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melalui PT Bhakti Coal Resources (BCR) dengan 3 pihak, disaksikan Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (ketiga kanan). (Foto: dok iNews)

BALI, iNews.id - PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melalui anak perusahaannya yang bergerak di bidang batu bara, PT Bhakti Coal Resources (BCR), meraih kontrak penjualan batu bara senilai 108,42 juta dolar Amerika Serikat (AS). Kontrak penjualan batu bara itu dilakukan dengan tiga pihak, yakni SAII Resources Pte Ltd, Visa Resources Pte Ltd, dan CPTL Pte Ltd.

Acara penandatanganan Perjanjian Jual Beli dilaksanakan pada hari ini, Senin (19/9/2022) bertepatan dengan konferensi Coaltrans Asia, yang disaksikan oleh Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo

“Signing hari ini dengan beberapa mitra kerjasama. Saya khusus hadir untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen bahwa industri Coal akan menjadi salah satu industri utama dari MNC Group. Prospek batubara luar biasa karena mencapai harga paling tinggi. Produksi Coal Indonesia termasuk tertiggi sehingga menjadi pemasukan tinggi untuk APBN. Tahun depan rencana produksi ditingkatkan, karena cadangan IATA sangat besar,” ungkap Hary Tanoesoedibjo.

Lewat ketiga kontrak ini, IATA akan memperoleh tambahan pendapatan dari penjualan batu bara sebesar 108,42 juta dolar AS. Perseroan akan terus mengantisipasi lebih banyak kontrak di masa depan, seiring dengan peningkatan produksi. Kontrak pembelian jangka panjang ini menunjukkan kepercayaan pembeli atas operasional tambang IATA.

Selain itu, CPTL Pte Ltd juga akan berinvestasi dalam pembangunan jalan angkut dan konveyor pelabuhan PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC), salah satu anak perusahaan BCR, untuk mendorong efisiensi produksi dan transportasi, dengan perkiraan investasi senilai 10 juta dolar AS.

Setelah 2 tahun hiatus dampak pandemi Covid-19, Coaltrans Asia, konferensi batu bara terbesar di Asia, kembali digelar secara offline di Bali International Convention Centre (BICC) at The Westin Resort Nusa Dua, Bali (18 - 20 September 2022). 

Selain berkontribusi langsung sebagai salah satu sponsor Platinum, IATA turut memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali terhubung dengan para pemain kunci dari seluruh rantai pasokan batu bara dan menegosiasikan berbagai kesepakatan bisnis strategis, baik yang berkaitan dengan pengembangan usaha Perseroan maupun untuk kemajuan industri menuju dekarbonisasi.

Di samping berpartisipasi dalam konferensi, IATA juga menyambut para calon pembeli, serta vendor-vendor potensial untuk mendukung kegiatan operasional seperti kontraktor, perusahaan logistik, surveyor, dan lain-lain. 

Didukung kinerja cemerlang dan peningkatan target produksi Perseroan pada tahun 2022, menjadi titik balik IATA untuk semakin aktif memperkenalkan diri sekaligus mengukuhkan posisinya di komunitas dan pasar tambang batu bara.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda