IHSG Pagi Masuk Teritori Positif, Melaju ke 5.103

Aditya Pratama ยท Rabu, 15 Juli 2020 - 09:35 WIB
IHSG Pagi Masuk Teritori Positif, Melaju ke 5.103

IHSG pagi naik. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk teritori positif pada perdagangan, Rabu (15/7/2020), pagi. Saat dibuka, indeks menghijau ke 5.094,16.

Pada pukul 09.14 WIB, indeks 24,37 poin atau 0,48 persen ke 5.103,49. Dari 439 saham yang diperdagangkan, 218 di antaranya menguat, 92 melemah dan 129 stagnan. 

Frekuensi perdagangan tercatat 90.433 kali dengan nilai transaksi Rp1,09 triliun dan 1,40 miliar lembar saham diperjualbelikan. 10 indeks sektoral penggerak IHSG semuanya positif dengan perkebunan memimpin penguatan atau naik 3,38 persen.

Sektor-sektor lainnya juga tercatat naik lebih dari 0,5 persen. Investor asing mewarnai perdagangan pagi dengan aksi jual bersih (net sell) Rp34,81 miliar.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) naik Rp26 atau 12,62 persen ke Rp232, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) naik Rp20 atau 4,88 persen ke Rp430 dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) naik Rp30 atau 3,37 persen ke Rp920.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) turun Rp12 atau 6,94 persen ke Rp161, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun Rp220 atau 6,79 persen ke Rp3.020 dan PT Victoria Insurance Tbk (VINS) turun Rp7 atau 6,14 persen ke Rp107.

Kenaikan IHSG juga tercermin di pasar regional. Bursa saham Asia sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi pada Rabu pagi. 

Di Jepang, Nikkei 225 naik 1,33 persen pada perdagangan pagi sedangkan indeks Topix menambahkan 1,32 persen. 

Kospi Korea Selatan melonjak 0,97 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong juga naik 0,77 persen. Saham China Daratan tergelincir. The Shanghai komposit turun 0,54 persen sedangkan komponen Shenzhen merosot 0,693 persen.

Di Australia,  S&P/ASX 200 naik 1,23 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia kecuali Jepang diperdagangkan 0,78 persen lebih tinggi.

Editor : Ranto Rajagukguk