IHSG Tutup Sesi I Menguat 45 poin ke Level 6.627
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di perdagangan sesi I hari ini, Senin (8/11/2021). IHSG naik 45,7 poin atau 0,70 persen ke level 6.627,579.
Penguatan IHSG terlihat sejak awal pembukaan perdagangan di 6.599,405 dan bergerak di area 6.592-6.637. Adapun terdapat 269 emiten menguat, 224 yang melemah, dan 174 lainnya stagnan. Total transaksi mencapai Rp6,3 triliun dari 11,7 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Equity Analyst NH Korindo Sekuritas Putu Cantika memaparkan bahwa penguatan indeks mendapat sentimen dari domestik maupun mancanegara.
Cika, panggilan akrabnya, menyatakan bahwa katalis domestik mengacu pada antisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,5persen mengingat kenaikan kasus Covid-19 pada kuartal ketiga.
Gojek dan Tokopedia Digugat Rp2 Triliun karena Merek GoTo
Namun, sentimen global menurunnya angka pengangguran di Amerika Serikat menyuntik optimisme bagi pergerakan indeks.
"Kita lihat dari sisi global dipicu angka pengangguran AS yang sudah mengalami penurunan, ini bagus sekali. Dari sisi domestik sentimen terbarunya dari PDB yang sebelumnya sudah diantisipasi bakal mengalami perlambatan karena kasus Covid-19 yang menguat, namun dengan pemerintah membatasi," tuturnya.
Publik Antusias, Tabungan Dahsyat Pacu Dana Murah MNC Bank (BABP) Meroket Lebih dari 100 Persen ke Rp2,84 Triliun
Cika memproyeksikan IHSG masih akan bergerak terbatas di area 6.550-6.680.
"Pergerakan IHSG masih terbatas meskipun investor asing mulai melakukan akumulasi," kata dia.
Menyusul IHSG, beberapa indeks juga ikut menguat seperti indeks LQ45 naik 0,38 persen di 951,60, JII naik 0,20 persen di 566,56, IDX30 naik 0,37 persen di 505,66, dan MNC36 naik 0,42 persen di 322,87.
Beberapa indeks sektoral yang terdongkran naik seperti: bahan baku naik 0,34 persen, energi naik 0,38 persen, keuangan naik 1,81 persen, konsumsi siklikal naik 0,47 persen, konsumsi non-siklikal naik 0,07 persen, industri naik 1,29 persen, infrastruktur naik 0,02 persen, dan transportasi naik 1,59 persen.
Sedangkan sektoral yang menurun diantaranya kesehatan turun 0,15 persen, properti turun 0,85 persen, dan teknologi turun 0,70 persen.
Sementara itu, saham-saham top gainers adalah: PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) naik 25,52 persen di Rp182, PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) naik 24,52 persen di Rp2590, dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) naik 17,95 persen di Rp230.
Adapun saham saham yang masuk top losers antara lain, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) turun 5,85 persen di Rp386, PT Cashlez Wordlwide Indonesia Tbk (CASH) turun 5,59 persen di Rp304, dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun 5,52 persen di Rp8125.
Editor: Aditya Pratama