Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Jadi Bantalan Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Imbas Covid-19, Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun

Selasa, 10 November 2020 - 23:17:00 WIB
Imbas Covid-19, Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun
Ekonomi berbasis internet di Asia Tenggara melonjak hingga mencapai nilai 105 miliar dolar AS (Rp1.470 triliun) tahun ini. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

Khususnya di Indonesia dan Vietnam, ekonomi digitalnya terus tumbuh hingga dua digit. Berbeda dengan Singapura yang menyusut 24 persen menjadi 9 miliar dolar AS karena sektor perjalanan yang terpukul. Industri online di kawasan ini akan meningkat tiga kali lipat menjadi 309 miliar dolar AS dalam nilai barang dagangan kotor pada 2025.

Sementara itu, laporan tersebut mencatat pertumbuhan e-commerce melonjak hingga 63 persen mencapai nilai 62 miliar dolar AS pada ini. Namun, berbeda dengan sektor perjalanan yang terkontraksi 58 persen menjadi 14 miliar dolar AS.

Menurut wearesocial.com, dengan peningkatan pengguna online sebesar 11 persen, Asia Tenggara menjadi salah satu pasar internet dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Itu dibandingkan dengan 4,7 miliar pengguna internet di seluruh dunia, yang naik 7,4 persen dari tahun lalu.

Pertumbuhan penggunaan internet di Asia Tenggara telah membantu lahirnya startup berstatus unicorn seperti Grab dan Gojek, yang telah menarik miliaran dolar AS pendanaan dari perusahaan teknologi dan investasi global. Total kesepakatan mencapai 6,3 miliar dolar AS hingga paruh pertama 2020.   

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut