Indonesia Bakal Punya Satelit Baru, Menkominfo: Siap Tambah 150.000 Titik Layanan Internet

Iqbal Dwi Purnama · Selasa, 15 Maret 2022 - 21:11:00 WIB
 Indonesia Bakal Punya Satelit Baru, Menkominfo: Siap Tambah 150.000 Titik Layanan Internet
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Jhonny G Plate, seusai penandatanganan engadaan Satelit baru, Hot Backup Satelite (HBS), di Jakarta, Selasa (15/3/2022). (Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Jhonny G Plate, mengapresiasi kontrak baru untuk pengadaan Satelit baru, Hot Backup Satelite (HBS) yang siap diluncurkan pertengahan tahun depan. 

Menurut dia, melalui pengadaan satelit tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah titik layanan koneksi internet. Menkominfo menjelaskan setidaknya masih terdapat 150.000 titik daerah yang belum memiliki koneksi internet.

"HBS ini satelit yang sangat besar, 150 GB/s, yang nanti digunakan untuk melengkapi kebutuhan layanan satelit bagi titik layanan publik di Indonesia yang saat ini jumlahnya tidak kurang dari 150.000 yang belum mendapatkan layanan internet dari 500.000 titik layanan publik," ujar Menkominfo, dalam konferensi persnya, Selasa (15/3/2022).

Dia menjelaskan, dengan adanya satelit tersebut akan menambah kapasitas satleit satria 1 yang juga sebesar 150 Gb/s. Sehingga nantinya Indonesia memiliki 300Gb/s melalui dua satelitnya. Dengan demikian Jhinu optimis bisa melengkapi titik-titk layanan publik yang saat ini belum tersedia layanan Internet.

"Hari ini ditambahkan lagi kontrak HBS 150Gb/s juga, atau dengan demikian satleit yang dibangun untuk kepentingan Indonesia sebesar 300Gb/s, karena kita juga termasuk pengguna internet terbesar di Asia," ujar Jhonny.

Disamping itu menurutnya HBS tidak hanya memenuhi kebutuhan Indonesia, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur ASEAN dalam pemenuhan layanan TIK.

"Saya sudah menyampaikan melalui pertemuan pada beberapa menteri Asean, saya menyampaikan bahwa Indonesia akan segera satelit, yang dapat digunakan tidak hanya sebagai layanan telekomunikasi Indonesia, tapi juga untuk kepentingan masyarakat ASEAN," pungkas Jhonny.

Sebelumnya Jhony menjelaskan Kemenkominfo telah bekerja sama untuk pengadaan satelit Hot Backup Satelite yang akan diluncurkan tahun depan dan siap di komersialkan pada kuartal IV 2023.

"Skema ini berbeda dengan satria satu, kami saat itu membutuhkan investor, HBS ini kami menggunakan dana pembiayaan langsung dari bakti sendiri, karena ini ditujukan juga untuk mengantikan satelit yang berakhir masa kontraknya," tutur Johnny.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda