Industri Penerbangan Diprediksi Lama Pulih, AP I Siapkan Strategi

Djairan ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 19:22:00 WIB
Industri Penerbangan Diprediksi Lama Pulih, AP I Siapkan Strategi
Petugas berjaga di pintu kedatangan Bandara. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Industri penerbangan diperkirakan merupakan salah satu sektor yang yang paling lama pulih. Hal ini seiring dampak pandemi Covid-19 yang membuat pergerakan pesawat terganggu bahkan lumpuh.

“Industri penerbangan akan kembali pulih secara optimis versi McKinsey pada kuartal IV 2020, atau pesimisnya pada awal 2021,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I Faik Fahmi dalam diskusi MarkPlus Industry Roundtable via online, Selasa (12/5/2020).

Hasil survei Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menyebut, saat pandemi Covid-19 selesai tidak serta merta industri ini akan segera bangkit. Sebab, orang-orang tetap akan ragu untuk melakukan penerbangan. Sekitar 47 persen masyarakat masih menunggu satu hingga dua bulan untuk memutuskan melakukan perjalanan udara. Sedangkan 26 persen akan menunggu hingga enam bulan.

“Survei yang sama dilakukan oleh Angkasa Pura I untuk penerbangan domestik, dengan karakteristik yang sama dengan hasil survei IATA itu,” kata Faik.

Dia menyebutkan, tidak menutup kemungkinan banyak maskapai penerbangan berpotensi bangkrut. Tanpa keberadaan airline pada saat ekonomi akan pulih, maka airport tidak dapat recovery dengan cepat. 

Sebab tidak ada traffic pesawat dan penumpang yang menjadi sumber utama pendapatannya.Untuk mengantisipasi hal tersebut, AP I mempunyai empat strategi Inisiatif untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19 tersebut. Pertama, melakukan melakukan identifikasi risiko strategis, keuangan, dan operasional yang terdampak corona.

Kedua, membentuk tim crisis center yang membantu perusahaan tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Ketiga, mempersiapkan kondisi keuangan perusahaan untuk bertahan di 2020, dengan melakukan beberapa program kerja seperti simulasi cash flow, cost leadership dan revenue enhancement.

“Tak kalah penting, kita membangun strategi rebound. Hal itu penting agar Angkasa Pura I menyiapkan lompatan pertumbuhan di 2021,” ujarnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk