Inflasi AS Turun Jadi 8,3 Persen di Agustus 2022, Ini Pemicunya
JAKARTA, iNews.id - Tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) turun menjadi 8,3 persen pada Agustus 2022. Angka tersebut lebih rendah dari 8,5 persen pada Juli 2022, dan 9,1 persen pada Juni 2022.
Analis menyebut penurunan inflasi AS menjadi 8,3 persen dipicu pelemahan harga minyak dan gas dunia selama Agustus 2022. Meski demikian, angka itu masih lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 8,1 persen.
Inflasi AS tersebut dolar tertekan. Indeks dolar, yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya mengalami koreksi 0,4 persen menjadi 107,76, melanjutkan pelemahan 0,7 persen pada Senin lalu (12/9). Ini terjadi akibat ekspektasi pasar bahwa saat inflasi telah mencapai puncaknya, membuat suku bunga agresif Fed bakal berkurang.
Pelaku pasar menilai penurunan inflasi tersebut tak akan membuat Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) mengurangi kenaikan suku bunga acuan.
"Tapi tekanan harga tidak akan mengubah pendirian Fed dalam mempertahankan sikap hawkishnya," kata Analis Oanda, Edward Moya, dilansir Associated Press, Selasa (13/9/2022).
Para analis memandang hal ini tidak serta merta membuat Fed mengurungkan niat suku bunga agresifnya, mengingat rencana mereka untuk mengembalikan inflasi sesuai target di kisaran 2 persen.
"Saya pikir The Fed akan menaikkan 75 basis poin meskipun angkanya masih lemah, tapi mereka mungkin dapat memperlambat langkah (agresif)," kata Analis Nordea, Niels Christensen, dilansir Reuters, Selasa (13/9).
Dana Fed berjangka sebelumnya memperkirakan kenaikan suku bunga setengah poin pada pertemuan FOMC The Fed minggu depan. Saat ini peluang kenaikan 75 bps mendapat respons pasar sebesar 85 persen, dibandingkan 50 bps.
"Gubernur Fed Jerome Powell cukup tegas ketika dia berbicara minggu lalu. Sudah sangat jelas bahwa mereka akan melawan inflasi," bunyi poin FOMC The Fed.
Editor: Jeanny Aipassa