Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Neraca Dagang RI Kembali Defisit 450 Juta Dolar AS di Juni 2026
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Senin, 03 Agustus 2026 - 15:33:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 25 poin atau sekitar 0,14 persen ke Rp17.997 per dolar AS pada perdagangan, Senin (3/8/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan, Senin (3/8/2026). Rupiah menguat 25 poin atau sekitar 0,14 persen ke Rp17.997 per dolar AS.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan telah membatalkan rencana serangan militer besar-besaran AS terhadap Iran. Hal ini dilakukan usai Teheran dan beberapa negara Timur Tengah meminta waktu untuk melakukan negosiasi.

"Ia mengatakan bahwa pembicaraan akan dimulai pada hari Senin dan ditujukan untuk membuka kembali Selat Hormuz serta memastikan Iran meninggalkan ambisi nuklirnya," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Pernyataan tersebut memicu penurunan tajam harga minyak dunia sebesar lebih dari 5 dolar AS per barel pada awal perdagangan di Asia, sekaligus meredakan kekhawatiran bahwa gangguan pasokan yang berkepanjangan akan mempertahankan tingkat inflasi yang tinggi dan memperkuat alasan bagi penerapan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Saat pasar fokus terhadap prospek The Fed dan data ketenagakerjaan AS, meskipun mencatat kenaikan pada hari Senin, para investor tetap bersikap hati-hati setelah tiga pejabat Federal Reserve yang sebelumnya menyatakan perbedaan pendapat dalam rapat kebijakan pekan lalu kembali menegaskan pada hari Jumat bahwa inflasi masih terlalu tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut