Ini 5 Peluang Bisnis Ini Tahan terhadap Resesi

Rina Anggraeni ยท Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:08 WIB
Ini 5 Peluang Bisnis Ini Tahan terhadap Resesi

Dunia usaha tengah mengalami keterpurukan akibat bisnis mereka terganggu pandemi Covid-19. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Dunia usaha tengah mengalami keterpurukan akibat bisnis mereka terganggu pandemi Covid-19. Terhambatnya aktivitas ekonomi ini membuat Indonesia diliputi resesi hingga akhir 2020.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno mengatakan, kondisi krisis yang menyisakan ketidakpastian ini membuat para pengusaha atau pebisnis lainnya perlu beralih ke jenis usaha yang berbeda. "Ini agaknya setiap orang harus mulai mengendus peluang bisnis di pasaran," ujar Soetrisno saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

Lantas bisnis usaha apa yang bakal tahan resesi? Berikut rangkumannya:

1. Kuliner

Bisnis kuliner hingga hari ini dianggap sebagai peluang bisnis yang tahan krisis. Alasannya tak lain karena masyarakat membutuhkan pasokan makan dan minum di kondisi apa pun. Dengan modal yang relatif kecil dan tenaga kerja yang tidak terlalu banyak, sektor kuliner memiliki perputaran arus kas yang terbilang cepat. 

Namun, perlu diingat bahwa bisnis kuliner mungkin akan goyah ketika terjadi krisis besar dan perputaran uang yang besar dalam waktu singkat.

2. Warung Sembako

Memiliki warung sembako atau toko kelontong memang tak bisa dianggap sebelah mata. Siapa sangka, usaha ini merupakan salah satu usaha paling kebal terhadap krisis. Bagaimana tidak, dalam kondisi dan keadaan apa pun, orang-orang tentu masih harus memenuhi kebutuhan dasar mereka terutama dalam hal makanan pokok, seperti beras, minyak, hingga lauk pauk .

3. Toko Emas

Toko emas atau menjual emas simpanan Anda memang salah satu peluang usaha yang antikrisis. Alih-alih terkena dampak ekonomi, seperti pelemahan nilai tukar rupiah, justru harga emas akan melonjak pesat dan memberikan keuntungan yang sangat besar bagi Anda. 

4. Jasa Pembayaran Online

Jasa berbasis teknologi digital dianggap mampu bertahan dalam kondisi krisis sekalipun. Bahkan, jasa daring disebut dapat mengatasi persoalan ketika masyarakat dibatasi ruang geraknya akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Transaksi berbasis online dianggap memudahkan masyarakat serta memiliki keuntungan berlimpah. Namun, tentunya ini tergantung dari jumlah transaksi yang dilakukan.

5. Kesehatan

Apa pun situasinya, masyarakat tetap membutuhkan layanan kesehatan sebagai kebutuhan mendesak. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, di mana tenaga kesehatan menjadi garda terdepan untuk menjamin kesehatan masyarakat. Hal inilah yang membuat produk atau usaha di bidang kesehatan menjadi salah satu yang dapat bertahan dan patut dipertimbangkan.

Editor : Ranto Rajagukguk