Ini Jawaban Dirut Garuda Indonesia soal Utang ke Traveloka hingga Ratusan Miliar
JAKARTA, iNews.id - Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk angkat suara perihal kabar utang maskapai nasional tersebut ke perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel, Traveloka yang mencapai ratusan miliar rupiah. Kabar tersebut disampaikan mantan Komisaris Garuda, Peter F Gontha yang menyebut emiten dengan kode saham GIAA ini mencatatkan utang dengan nilai jumbo tersebut.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menilai bahwa pernyataan Peter hanyalah argumentasi semata. Dia pun tak memberikan jawaban pasti saat MNC Portal Indonesia mengkonfirmasi utang yang dimaksud.
"Ah itu kan menurut dia (Peter F Gontha)", ujar Irfan saat dihubungi, Senin (6/12/2021).
Peter memang menyebut utang Garuda Indonesia di Traveloka mencapai ratusan miliar rupiah. Saat ditemui di kawasan DPR RI, Peter mengaku utang Garuda di kisaran ratusan miliar.
Pacar Mahasiswi Cantik Bripda Randy Ditahan di Polda Jatim hingga 20 Hari ke Depan
Untuk melunasi utang perusahaan, manajemen memutuskan bila pendapatan atas penjualan tiket pesawat Garuda melalui platform Traveloka menjadi hak milik perusahaan penyediaan layanan tersebut.
"Jadi tiketnya sudah dipajang, jadi ke depan kalau tiket dibayar lewat Traveloka, uangnya bukan buat Garuda, buat Traveloka dan bukan Rp10-Rp20 miliar, ratusan miliar. Tapi mungkin sudah diselesaikan," tutur Peter.
Garuda Indonesia Beberkan Alasan Kembali Tunda Pembayaran Kupon Sukuk Global
Dia mengaku berkeberatan atas pinjaman yang dilakukan manajemen maskapai penerbangan pelat merah tersebut kepada pihak Traveloka. Namun, lantaran perusahaan mengalami kesulitan keuangan, maka pinjaman pun dilakukan.
"Jadi selama ini Garuda ini tidak punya uang. Selama bulan-bulan terakhir ini dan saya sangat berkeberatan mereka pinjam uang dari Traveloka," kata dia.
Duh, Garuda Indonesia Ternyata Berutang ke Traveloka Hingga Ratusan Miliar
Editor: Aditya Pratama