Inspiratif, Arief Mulyadi Berkarier dari Account Officer Jadi Bos PNM
JAKARTA, iNews.id - Arief Mulyadi yang baru diangkat menjadi Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani atau PNM (Persero) beberapa bulan yang lalu memiliki kisah inspiratif yang patut dicontoh.
Dia mengabdi untuk PNM selama hampir 19 tahun. Arief mengawali karier dari account officer di lapangan yang bertugas untuk berinteraksi langsung dengan nasabah PNM. Jatuh bangun dia alami ketika menjadi seorang account officer. Namun, semua tantangan itu berhasil dia selesaikan.
Perlahan tapi pasti, hasil kinerjanya mulai menemui hasil. Posisi dan jabatannya mulai naik. Puncaknya pada Februari lalu, alumni Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), ini ditunjuk oleh Menteri BUMN Rini Soemarno untuk memimpin PNM.
"Saya pribadi berawal dari account officer di PNM sudah hampir 19 tahun lalu. Saya enggak menyangka Februari kemarin saya diangkat sama ibu Menteri jadi direktur utama," ujarnya dalam kunjungannya ke Kantor SINDO, Jakarta, Kamis (18/10/2018).
Oleh karena itu lanjut Arief, dirinya selalu memotivasi para karyawannya untuk semangat bekerja. Meskipun pada awalnya memulai dari posisi paling bawah sekalipun. Dia percaya kerja keras akan mendatangkan hasil positif. Salah satu contohnya adalah perjalanan kariernya hingga saat ini bisa memimpin PNM.
"Makanya saya enggak mau jadi orang yang beruntung sendiri di PNM. Mereka juga harus menjadi hal yang beruntung juga," ucapnya.
Arief menggantikan Parman Nataatmadja sebagai Direktur Utama PNM. Sebelum jadi orang nomor satu, Arief menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM.
Penunjukkan Arief sebagai bos PNM disahkan dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan PNM (Persero) Nomor: SK-40/MBU/02/2018 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan.
Melalui penyerahan SK tersebut, Parman berhenti sebagai Dirut PNM yang telah dijalaninya sejak lima tahun silam. Dengan begitu, Arief resmi menjadi Dirut PNM terhitung 13 Februari 2018. Sementara posisinya sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko diisi oleh M Q Gunadi.
Editor: Rahmat Fiansyah