Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jebol Tembok Beton, Perampok Bobol Bank di Jerman Gasak Rp587 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Intip Alasan Pinjol Jadi Primadona untuk Pendanaan Dibandingkan Bank

Selasa, 13 September 2022 - 20:54:00 WIB
Intip Alasan Pinjol Jadi Primadona untuk Pendanaan Dibandingkan Bank
Ilustrasi pinjaman online. (Dok: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan alasan pinjaman online (pinjol) menjadi primadona untuk pendanaan dibandingkan bank. OJK mencatat pinjol atau financial technology (fintech) peer to peer lending pada Juli 2022 terus mencatatkan pertumbuhan, dimana outstanding pembiayaannya mencapai Rp45,73 triliun, tumbuh sebesar 88,84 persen dibandingkan Juli 2021. 

Menurut Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK, Ogi Prastomiyono, ada beberapa alasan yang mendasari masyarakat lebih memilih pinjol dibandingkan bank, salah satunya karena pinjol lebih mudah diakses dan tidak menerapkan persyaratan yang rumit.

"Jadi di nasabah itu ada yang disebut dengan tidak bankable underserve, memang tidak diterima di bank, bank kan ketat sekali," ujar Ogi dalam Konferensi Pers OJK, Selasa (13/9/2022).

Dia mengungkapkan, dari riset yang dilakukan OJK, terungkap bahwa faktor utama masyarakat lebih memilih pinjol adalah terkait dengan aksesibilitas. Banyak masyarakat yang belum terlayani di lembaga keuangan seperti bank, sehingga mereka lebih memilih pinjol untuk mendapatkan uang secara cepat.

"Kemudian yang UMKM underserve juga masih besar, jadi ini adalah salah satu solusi daripada memberikan suatu inklusif kepada masyarakat yang belum bankable dan belum underserve, itu dilayani oleh ini, jadi sekali lagi, itu mekanismenya itu kayanya pricing tidak menjadi isu utama, tapi kecepatan tadi," kata Ogi.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut