Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi Arah Jakarta, Lalu Lintas Lumpuh Total
Advertisement . Scroll to see content

Investigasi KNKT soal Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur: Alami Gagal Pengereman

Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:45:00 WIB
Investigasi KNKT soal Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur: Alami Gagal Pengereman
Hasil investigasi KNKT soal kecelakaan truk tangki Pertamina di Jalan Transyogi, Cibubur, Senin (18/7/2022) karena mengalami kegagalan pengereman. (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan hasil investigasi terkait kasus kecelakaan yang dialami truk tangki Pertamina dengan nomor polisi B 9598 BEH di Jalan Transyogi Cibubur, Kota Bekasi, Senin (18/7/2022). Plt Kepala Subkomite Investigasi Lalu Lintas Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan mengungkapkan, berdasarkan temuan di lapangan, pihaknya tidak menemukan jejak pengereman (skidmark) di permukanan jalan lokasi tabrakan beruntun.  

Adanya perbedaan tinggi 20 meter pada jarak ± 1 km menjadi risiko gagal nanjak dan kegagalan pengereman karena faktor jalan relatif sangat kecil.

"Dapat disimpulkan bahwa terjadinya tabrakan beruntun yang melibatkan 4 mobil penumpang dan 10 sepeda motor tersebut disebabkan truk trailer tangki mengalami kegagalan pengereman," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/10/2022). 

Wildan menambahkan, penyebab kegagalan rem tersebut dikarenakan persediaan udara tekan di tabung berada di bawah ambang batas, sehingga tidak cukup kuat untuk melakukan pengereman.

Lebih lanjut, dia memaparkan, kejadian kecelakaan bermula saat di daerah Rawamangun, sopir truk tersebut mendengar suara desis seperti ada kebocoran udara tekan.

"Kemudian sopir itu menghentikan kendaraannya dan melakukan pemeriksaan, namun sumber suara desis tidak ditemukan dan melanjutkan perjalanannya," ucap Wildan. 

Namun selang beberapa waktu, Wildan mengatakan, sang sopir merasa kinerja pengereman truk trailer tangki mulai menurun dan posisi persneling di roda gigi 5. Kemudian sopir pindah lajur 1 (tepi) dan berusaha menghentikan laju truk trailer tangki dengan cara terus-menerus menginjak pedal rem kaki (service brake) serta berusaha memindahkan ke roda gigi rendah namun gagal. 

"Namun, ketika mendekati APILL CBD, jalan mulai menurun dan terdapat antrian kendaraan yang berhenti. Pengemudi mencoba menarik hand brake dan rem trailer namun truk trailer tangki tidak melambat sehingga terjadi tabrakan beruntun," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut