IP Expo Indonesia 2026 Hadir Kembali, Pertemukan Raksasa IP Global hingga Brand dan Ekraf
VP Business Development GDP Venture, Eva Soputan, mengatakan bahwa kini, brand tidak hanya bersaing untuk mendapatkan perhatian, melainkan bersaing untuk menjadi relevan bagi audiensnya.
"Mengingat audiens kini memiliki kebebasan untuk memilih brand yang paling relevan bagi mereka, mereka secara alami akan tertarik pada hal-hal yang memiliki makna, yaitu pada cerita dan budaya yang sudah mereka cintai," ucapnya.
IP mendekatkan hubungan tersebut dengan menciptakan ikatan emosional yang membawa nilai sejarah dan komunitas. Di sinilah kreativitas dapat terhubung, tumbuh, dan berkelanjutan. "IP Expo Indonesia hadir sebagai wadah yang menyatukan elemen-elemen tersebut, sekaligus menjadi langkah menuju ekosistem IP yang lebih terkoneksi dan kolaboratif di Indonesia," tuturnya.
Country CEO dentsu Indonesia, Elvira Jakub, menuturkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di ekonomi IP, namun kuncinya adalah bagaimana kreativitas terhubung dan berkelanjutan.
"Peran kami di dentsu adalah membantu brand menavigasi kompleksitas ini untuk hasil bisnis yang nyata. Saat brand dan IP bertemu, kita tidak sekadar mengejar tren; kita sedang menciptakan gelombang pertumbuhan yang membawa brand menjadi relevan dan tak tergantikan," ucapnya.
Menurutnya, di saat brand semakin mengandalkan budaya dan fandom untuk menonjol, IP Expo Indonesia 2026 hadir sebagai titik temu krusial di mana IP bertransformasi dari aset menjadi keunggulan kompetitif.
Sebagai informasi, tiket IP Expo Indonesia 2026 kini tersedia di ipexpo.id, dengan promo khusus 20 persen bagi pemegang kartu BCA. Ikuti perkembangan terbaru melalui situs yang sama atau Instagram @ipexpo.id.
Editor: Rizqa Leony Putri