Jack Ma Balik ke China, Alibaba Bakal Dipecah Jadi Enam Unit Bisnis
BEIJING, iNews.id - Alibaba akan membagi bisnisnya menjadi enam unit terpisah. Rencana ini diumumkan setelah pendirinya, Jack Ma kembali ke China usai lebih dari 1 tahun tinggal di luar negeri.
Hal itu dilakukan untuk membentuk kembali perusahaan e-commerce China yang didirikan hampir 25 tahun yang lalu. Setiap unit bisnis baru akan diawasi oleh kepala eksekutif dan dewan direksi sendiri.
"Lima dari grup bisnis baru juga akan memiliki fleksibilitas untuk mengumpulkan modal dari luar dan berpotensi untuk melakukan IPO sendiri," tulis pernyataan perusahaan, dikutip dari CNN Business, Rabu (29/3/2023).
Alibaba tampaknya meniru perusahaan teknologi Amerika seperti Google, yang direstrukturisasi menjadi Alphabet. Tujuannya, menurut Alibaba, adalah membangun perusahaan yang lebih gesit, yang pada akhirnya dapat membuka lebih banyak nilai bagi investor.
Jack Ma Akhirnya Pulang ke China
"Transformasi ini akan memberdayakan semua bisnis kami untuk menjadi lebih gesit, meningkatkan pengambilan keputusan, dan memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap perubahan pasar," tutur CEO dan Chairman Alibaba Group Daniel Zhang.
Adapun keenam unit bisnis yang baru dibentuk, yakni Cloud Intelligence Group, Taobao Tmall Commerce Group, Local Services Group, Cainiao Smart Logistics, Global Digital Commerce Group, dan Digital Media and Entertainment Group.
Bos Kripto Terra Luna Do Kwon Ditangkap di Montenegro, Didakwa dengan 8 Tuduhan Penipuan
Restrukturisasi besar-besaran di salah satu perusahaan paling ikonik di China ini terjadi satu hari setelah Ma muncul di negaranya. Kemunculannya di China, mengisyaratkan pemerintah akan mengakhiri aturan ketat di industri teknologi.
Ma, yang pernah menjadi miliarder vokal di negara itu, menarik diri tampil di publik sejak pemerintah China memulai tindakan keras di sektor teknologi lebih dari dua tahun lalu.
Pada November 2020, Ant Group, perusahaan keuangan milik Ma terpaksa membatalkan IPO setelah Ma mengkritik bank dan regulator keuangan China. Tahun berikutnya, Alibaba dikenai denda besar dari regulator antimonopoli China.
Akibat tindakan tersebut, saham Alibaba anjlok selama periode itu, di mana perusahaan kehilangan 75 persen dari nilai pasarnya pada Oktober 2020 dan bulan yang sama dua tahun kemudian.
Tapi tahun ini, ada perubahan sentimen. Ant Group mendapatkan persetujuan untuk perluasan modal unit keuangan konsumennya dan China secara luas mengadopsi sikap yang lebih ramah bisnis.
Sebelumnya, Ma terlihat bertemu dengan para siswa dan guru di Sekolah Yungu yang didanai Alibaba di Hangzhou pada Senin (27/3/2023) waktu setempat. Ma mengundurkan diri sebagai CEO Alibaba pada 2013 dan pensiun dari perannya sebagai ketua eksekutif pada 2019.
Editor: Jujuk Ernawati