Jakarta dan Bali Punya Rencana Detail Tata Ruang Paling Lengkap di Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengungkapkan sejumlah provinsi di Indonesia masih banyak yang belum memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Namun provinsi dengan RDTR paling lengkap adalah DKI Jakarta dan Bali.
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto mengatakan, jumlah RDTR saat ini hanya 247 dari target sekitar 2.000 RDTR di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi hambatan investasi masuk ke dalam negeri.
"Sehingga jika ada investor masuk, katakanlah menunjuk satu daerah, RDTR-nya belum ada," kata dia di Jakarta, Senin (19/12/2022).
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang Gabriel Triwibawa menambahkan, ada beberapa provinsi di Indonesia yang mempunyai RDTR paling lengkap, di antaranya DKI Jakarta, Bali, Jawa Tengah (Jateng).
Dia menjelaskan, percepatan penyusunan RDTR itu bergantung pada demand invetasi pada suatu daerah. Selain itu, juga dipengaruhi potensi pengembangan sektor pariwisata.
"Paling lengkap ada di DKI, sudah seluruhnya, Bali, kemudian Jawa Tengah. Memang dorongan untuk investasi tinggi, itu menjadi komitmen," ucapnya.
Sementara yang paling sedikit memiliki RDTR, rata-rata di luar Pulau Jawa. Itu karena kurangnya demand akan investasi dan potensi pariwisata yang kurang memadai.
"Yang paling tidak rata-rata luar Jawa, saya tidak bisa mengatakan satu-satu karena memang dorongan untuk invetasi tidak terlalu tinggi, kecuali Kalimantan karena ada IKN," tutur dia.
Menurutnya, ada beberapa hambatan yang membuat proses penerbitan RDTR memakan waktu. Selain dari demand investasi seperti masalah anggaran, juga sumber daya manusia (SDM).
"Walaupun kecil sekali, kurang lebih 5.000 hekatre (1 RDTR) itu hanya membutuhkan Rp5 miliar, tetapi ketika komitmen, awareness karena barang tidak nyata, jadi tampaknya masih berada di belakang layar," ucapnya.
Editor: Jujuk Ernawati